Khutbah Jumat: Ringankanlah Beban Saudaramu, Ridha Allah Menantimu

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

JAKARTA - Membantu orang nan sedang kesulitan adalah kebaikan mulia, lantaran di dalamnya ada kepedulian, kasih sayang, dan upaya meringankan beban sesama. Siapa pun nan memudahkan urusan saudaranya dengan ikhlas, Allah menjanjikan kemudahan baginya di bumi dan akhirat.

Khutbah Jumat ini berjudul "Ringankanlah Beban Saudaramu, Ridha Allah Menantimu" mengangkat tema tersebut, berikut isinya, sebagaimana dilansir dari NU Online.

Khutbah I

الْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ نَزَّلَ الْكِتَابَ تِبْيَاناً لِكُلِّ شَيْءٍ، وَهُدًى وَرَحْمَةً وَبُشْرَى لِلْمُسْلِمِيْنَ. أَشْهَدُ اَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الدَّاعِى بِسُنَّتِهِ إِلَى السَّعَادَةِ وَالْأَدَبِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الْهُدَاةِ الْمُخْلِصِيْنَ، وَالدُّعَاةِ إِلَى اللهِ الْمُرْشِدِيْنَ . أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ! اِتَّقُوْا اللهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَتَزَوَّدُوْا بِالتَّقْوَى فَقَدْ فَازَ مَنِ اتَّقَى. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِى الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ إِنَّ اللَّهَ يُدْخِلُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُۚ إِنَّ اللَّهَ يَفْعَلُ مَا يُرِيدُ، صَدَقَ اللهُ الْعَظِيْمُ وَصَدَقَ رَسُوْلُهُ الْكَرِيْمِ.

Hadirin jamaah Jumat nan dirahmati Allah,

Saat ini, banyak orang sedang menghadapi masa nan tidak mudah. Kebutuhan hidup semakin meningkat, nilai sebagian bahan pokok naik, biaya pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan family juga kerap menjadi beban tersendiri. Dalam keadaan seperti ini, tidak sedikit saudara-saudara kita nan kudu berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Di tengah kondisi tersebut, Islam mengajarkan agar orang nan mempunyai kelapangan tidak menutup mata terhadap kesulitan saudaranya. Bantuan itu bisa berbentuk sedekah, pemberian bahan makanan, support tenaga, nasihat nan menenangkan, alias pinjaman nan diberikan dengan niat membantu. Semua corak kebaikan itu, andaikan dilakukan dengan tulus dan tidak merendahkan orang lain, bakal menjadi kebaikan nan sangat mulia di sisi Allah.

Namun, perlu digarisbawahi sejak awal bahwa pembahasan tentang keringanan bagi orang nan kesulitan bayar utang bukanlah rayuan untuk meremehkan utang. Orang nan berutang tetap mempunyai tanggungjawab moral dan kepercayaan untuk bayar utangnya. Adapun rekomendasi memberi kelonggaran ditujukan kepada pemberi utang ketika betul-betul mengetahui bahwa saudaranya berada dalam keadaan sulit, bukan kepada orang nan bisa tetapi sengaja menunda pembayaran.

Hadirin jamaah Jumat nan dirahmati Allah,

Membantu orang nan sedang kesulitan adalah kebaikan besar nan dijanjikan kemudahan oleh Allah. Sebagaimana hadits riwayat pemimpin Ibnu Majah dari sahabat Abu Hurairah, bahwa nabi bersabda:

مَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

Artinya: "Siapapun nan mempermudah atas orang nan kesulitan, maka Allah SWT bakal mempermudah atasnya di bumi dan akhirat." (Sunan Ibnu Majah, Nomor hadits: 2423, hlm. 501).

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com