
Veda Ega Pratama mendapat beberapa untung dengan menetap di Eropa selama musim Moto3 2026 berjalan (Foto: Facebook/Honda Team Asia)
VEDA Ega Pratama memutuskan tinggal di Eropa selama Moto3 2026 berlangsung. Menurut pengamat balapan, Hendry Wibowo, perihal tersebut sangat menguntungkan!
Kiprah Veda Ega dalam empat seri pertama Moto3 2026 cukup mencuri perhatian. Ia bisa finis posisi lima di seri Thailand, naik podium di Brasil, dan mengakhiri lomba di urutan enam pada seri Spanyol.

Sayangnya, Veda kandas finis dalam balapan di Amerika Serikat (AS) lantaran terjatuh. Pembalap Honda Team Asia itu bangkit dan bisa melesat di Spanyol kendati kudu start dari urutan 17.
1. Pilih Menetap di Eropa
Keberhasilan Veda Ega bangkit di Spanyol tak terlepas dari keputusannya menetap di Eropa ketika Moto3 mempunyai jarak hingga tiga pekan. Menurut Hendry, perihal itu cukup menguntungkan.
Selain penyesuaian jadi lebih mudah, pembalap kelahiran Gunungkidul itu juga dimanjakan dengan akomodasi latihan nan terbilang mumpuni. Apalagi, dia menetap di Spanyol, di mana sirkuit untuk balap motor sangat banyak.
“Veda ini memang lebih banyak tinggal di Eropa nan membuatnya juga bisa selalu berlatih, tidak terlalu sulitlah untuk penyesuaian setiap (kali) beranjak negara,” papar Hendry dalam program Morning Zone nan tayang di Youtube Official Okezone, dikutip Rabu (6/5/2026).
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·