Jemaah haji Kloter JKS 03 Kabupaten Bogor tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi(MI/Abdul Kohar)
KEDISIPLINAN dan ketaatan jemaah haji Kloter JKS 03 Kabupaten Bogor dalam mematuhi patokan penerbangan mendapat apresiasi dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Bandara Jedah dan maskapai Saudia Airlines. Seluruh jemaah kloter tersebut dinilai tertib lantaran tidak membawa air zamzam di dalam koper besar maupun koper kabin saat proses kepulangan ke Tanah Air.
Perwakilan PPIH Bandara, Fitsa Baharudin, menyampaikan penghargaan atas kepatuhan jemaah JKS 03 terhadap patokan nan telah ditetapkan.
"Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi jemaah haji JKS 03 lantaran tidak memasukkan air zamzam dalam koper," kata Fitsa Baharudin.
Apresiasi serupa juga disampaikan pihak Saudia Airlines. Menurut mereka, kepatuhan jemaah terhadap patokan peralatan bawaan membikin proses persiapan penerbangan melangkah lebih sigap dan efisien lantaran tidak perlu dilakukan pemeriksaan tambahan maupun pembongkaran koper.
"Kami sangat berterima kasih kepada jemaah JKS 03 nan sangat baik mengikuti patokan lantaran tidak membawa air zamzam dan peralatan nan dilarang lainnya, jadi persiapan masuk pesawat pun cepat," ungkap perwakilan maskapai.
Ketua Kloter JKS 03, Ade Irawan, menilai apresiasi tersebut menjadi bukti bahwa jemaah haji Indonesia, khususnya asal Jawa Barat dan Kabupaten Bogor nan tergabung dalam kloter tersebut, mempunyai kesadaran tinggi untuk mematuhi aturan.
"Jemaah haji kita, khususnya JKS 03, sangat alim patokan dengan tidak membawa air zamzam dalam koper dan patokan itu sudah kita infokan sebelumnya," kata Ade.
Ia menjelaskan, kepatuhan jemaah berakibat langsung pada kelancaran proses keberangkatan dari Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah. Seluruh tahapan pemeriksaan hingga persiapan penerbangan dapat dilalui tanpa hambatan berarti.
"Alhamdulillah, masuk airport dan proses persiapan penerbangan tidak begitu lama. Bahkan kata pihak maskapai, nan terbaik untuk JKS 03 lantaran tidak ada drama bongkar-bongkar koper sehingga prosesnya cepat. Ini membuktikan bahwa JKS 03 alim aturan. Hatur nuhun kepada jemaah JKS 03," imbuhnya.
Ade berambisi nilai-nilai kedisiplinan, ketaatan, dan kesalehan nan telah ditunjukkan selama menjalankan ibadah haji dapat terus dipertahankan setelah kembali ke Indonesia. Menurutnya, sikap tersebut merupakan salah satu bentuk dari kemabruran haji.
"Insyaallah kedisiplinan, ketaatan, dan kesalehan kita selama di Tanah Suci bisa berakibat ketika di Indonesia dan di tengah-tengah masyarakat. Itu salah satu karakter haji mabrur. Aamiin," pungkasnya. (H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·