
Kampung Nelayan (Foto: Okezone)
JAKARTA – Peningkatan kesejahteraan nelayan memerlukan pembangunan area pesisir nan terintegrasi, berkeadilan, dan berkelanjutan. Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dinilai mempunyai potensi strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir, dengan tetap menempatkan nelayan sebagai pelaku utama pembangunan serta menjaga keberlanjutan sumber daya laut.
Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi NasDem, Arif Rahman, memandang KNMP tidak boleh berakhir pada pembangunan bentuk permukiman nelayan. Program tersebut perlu menjadi intervensi terpadu nan mencakup penyediaan prasarana perikanan, penguatan upaya masyarakat, peningkatan pendapatan, perlindungan sosial, serta pengembangan ekonomi lokal.
“Kampung Nelayan Merah Putih tidak boleh berakhir pada perbaikan bentuk permukiman belaka. KNMP kudu menjadi sarana intervensi holistik mulai dari kesiapan prasarana pendingin alias cold storage, pasokan BBM bersubsidi nan tepat sasaran, hingga agunan keselamatan berlayar,” ujar Arif Rahman via pesan singkat selasa 27 oktober 2027.
Menurut Arif, kesiapan akomodasi penyimpanan dingin, akses bahan bakar nan tepat sasaran, dan agunan keselamatan pelayaran menjadi aspek krusial dalam meningkatkan produktivitas nelayan. Dukungan tersebut diharapkan dapat menekan biaya operasional, menjaga mutu hasil tangkapan, serta memperkuat posisi tawar nelayan dalam rantai perdagangan perikanan.
Ia juga menekankan pentingnya pengembangan upaya pengolahan hasil laut agar masyarakat pesisir tidak hanya berjuntai pada penjualan ikan mentah. Integrasi akomodasi pengolahan, distribusi, dan akses pasar dalam KNMP diharapkan bisa menciptakan nilai tambah komoditas perikanan sekaligus menjaga perputaran ekonomi tetap berada di area pesisir.
“KNMP kudu bisa menggerakkan ekosistem ekonomi lokal. Tidak hanya menyasar para nelayan tangkap, tetapi juga memicu hadirnya UMKM baru seperti pengolahan kuliner pesisir, kerajinan olahan laut, hingga potensi bahari,” tambahnya.
Sejalan dengan pandangan tersebut, Kholid Miqdar tokoh nelayan Banten menyoroti pentingnya tata kelola pesisir nan menempatkan masyarakat nelayan sebagai subjek utama pembangunan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·