Program VIVA Goes to School dijalankan VIVA Apotek untuk meningkatkan literasi kesehatan di lingkungan pendidikan melalui pendekatan promotif dan preventif.(Dok. VIVA Apotek)
SEKOLAH menjadi salah satu ruang strategis untuk membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia dini. Edukasi mengenai pencegahan penyakit, kebersihan diri, hingga pemeriksaan kesehatan dasar dapat membantu siswa memahami kondisi tubuh sekaligus membentuk perilaku sehat nan terbawa hingga dewasa.
Hal tersebut terlihat dari rangkaian aktivitas edukasi kesehatan nan menjangkau 548 siswa di tiga sekolah sepanjang Juli 2026. Kegiatan tersebut mencakup edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan sederhana, konsultasi master gratis, hingga kampanye Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Rangkaian aktivitas tersebut merupakan bagian dari program VIVA Goes to School nan dijalankan VIVA Apotek untuk meningkatkan literasi kesehatan di lingkungan pendidikan melalui pendekatan promotif dan preventif.
Pelaksanaan program disesuaikan dengan kebutuhan tiap sekolah. Di SMAN 1 Grati, Pasuruan, VIVA Apotek Bandilan berperan-serta dalam aktivitas Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan memberikan edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan, serta konsultasi master kepada 198 siswa baru. Kegiatan tersebut menjadi salah satu corak pengenalan pentingnya menjaga kondisi kesehatan bagi siswa nan memasuki lingkungan belajar baru.
Di SDIT Mutiara Hati Bekasi, VIVA Apotek Sumber Jaya menyelenggarakan edukasi dan pemeriksaan kesehatan gigi bagi 150 siswa. Kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini.
Sementara itu, VIVA Apotek Purwodadi menghadirkan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi master cuma-cuma bagi 200 siswa di SMP Muhammadiyah 12 Surabaya. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong siswa agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan sekaligus menerapkan pola hidup sehat.
Disesuaikan dengan kebutuhan sekolah
Program VIVA Goes to School tidak hanya berupa penyampaian materi kesehatan. Kegiatan juga mencakup pemeriksaan kesehatan sederhana, konsultasi tenaga kesehatan, serta kampanye PHBS nan dapat diikuti siswa, guru, dan tenaga pendidik.
Setiap penyelenggaraan program disusun secara kolaboratif berbareng pihak sekolah. Dengan pendekatan tersebut, materi dan aktivitas dapat disesuaikan dengan karakter peserta didik serta kebutuhan kesehatan di tiap lembaga pendidikan.
Presiden Direktur VIVA Apotek, Haryanto Winata, mengatakan investasi pada kesehatan generasi muda menjadi bagian krusial dalam pembangunan berkelanjutan.
"Kami percaya bahwa kesehatan merupakan fondasi utama bagi lahirnya generasi nan produktif dan berkekuatan saing. Melalui VIVA Goes to School, kami mau menghadirkan akses edukasi dan jasa kesehatan nan lebih dekat dengan lingkungan pendidikan, sehingga masyarakat dapat membangun kesadaran bakal pentingnya pencegahan penyakit sejak usia dini," ujar Haryanto.
Menurut dia, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya VIVA Apotek menciptakan nilai sosial nan berkepanjangan sekaligus memperkuat peran perusahaan sebagai mitra kesehatan masyarakat.
Sebagai jaringan ritel farmasi nasional, VIVA Apotek memandang peningkatan kualitas kesehatan masyarakat tidak hanya berangkaian dengan penyediaan produk dan jasa farmasi. Edukasi nan dilakukan secara berkepanjangan juga dinilai krusial untuk mendorong masyarakat memahami upaya pencegahan dan mengambil keputusan nan lebih baik mengenai kesehatan.
Karena itu, VIVA Apotek mengembangkan sejumlah program berbasis organisasi sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan strategi keberlanjutan perusahaan.
Berjalan sejak tahun lalu
Program VIVA Goes to School telah dijalankan secara berjenjang sejak tahun lampau di beragam wilayah operasional VIVA Apotek. Memasuki April 2026, perusahaan melakukan penyegaran identitas alias rebranding sekaligus menyempurnakan konsep penyelenggaraan program.
Penyempurnaan tersebut dilakukan agar setiap aktivitas dapat lebih adaptif terhadap kebutuhan, karakteristik, serta tantangan kesehatan nan berbeda di setiap sekolah.
Pendekatan tersebut mendapat respons positif dari sekolah lantaran aktivitas dapat memberikan faedah nan lebih relevan bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.
Selain memberikan edukasi kesehatan, aktivitas di lingkungan sekolah juga memperluas kedekatan VIVA Apotek dengan masyarakat di sekitar jaringan gerainya. Program ini sekaligus memperkenalkan akses terhadap jasa kesehatan preventif nan tersedia melalui jaringan apotek.
Dalam pelaksanaannya, masyarakat juga dapat memperoleh info mengenai beragam layanan, program loyalitas pelanggan, serta program promosi nan tersedia di gerai VIVA Apotek terdekat.
Target ke lebih banyak sekolah
Ke depan, VIVA Apotek menargetkan ekspansi VIVA Goes to School ke lebih banyak sekolah di beragam wilayah Indonesia. Pengembangan program bakal dilakukan melalui kerjasama dengan lembaga pendidikan, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta mitra strategis lainnya.
Materi edukasi bakal terus dikembangkan agar semakin komprehensif, disertai jasa pemeriksaan kesehatan preventif dan aktivitas promotif nan relevan dengan kebutuhan generasi muda.
Sekolah maupun lembaga pendidikan nan mau bekerja-sama dalam program tersebut dapat menghubungi gerai VIVA Apotek terdekat alias Corporate Communication VIVA Apotek.
Melalui ekspansi kerjasama tersebut, program diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan mengenai kesehatan, tetapi juga mendorong terbentuknya kebiasaan hidup sehat di lingkungan sekolah dan masyarakat. Upaya tersebut pada akhirnya diarahkan untuk mendukung terbentuknya generasi nan lebih sehat dan produktif serta mempunyai kesiapan lebih baik dalam menghadapi tantangan di masa depan. (E-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·