Kesadaran Pertolongan Pertama Meningkat, Akses Perlengkapan P3K Kian Mudah

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Kesadaran Pertolongan Pertama Meningkat, Akses Perlengkapan P3K Kian Mudah Cara pemesanan GrabMart Kilat.(Dok.Istimewa)

KESADARAN masyarakat terhadap pentingnya pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) terus meningkat seiring tingginya mobilitas dan perhatian terhadap kesehatan. Kondisi tersebut mendorong meningkatnya kebutuhan perlengkapan perawatan luka nan praktis dan mudah diakses melalui jasa shopping instan.

Grab Indonesia mencatat kategori Health & Personal Care di jasa GrabMart tumbuh lebih dari 45%pada semester pertama 2026. Peningkatan tersebut menunjukkan semakin banyak masyarakat memanfaatkan jasa daring untuk memenuhi kebutuhan kesehatan sehari-hari, termasuk produk perawatan luka nan sering dibutuhkan secara mendadak.

Melihat tren tersebut, Grab Indonesia berbareng Hansaplast meluncurkan program "First Aid On The Go" untuk memperluas akses masyarakat terhadap perlengkapan pertolongan pertama sekaligus meningkatkan edukasi mengenai penanganan luka ringan.

Director of Commercial Grab Indonesia, Roy Nugroho, mengatakan kebutuhan bakal produk perawatan luka sekarang semakin dekat dengan aktivitas sehari-hari masyarakat.

"Luka ringan bisa terjadi kapan saja, sering kali dalam situasi nan tidak terencana, sehingga kecepatan dan kemudahan akses menjadi kunci. Melalui GrabMart Kilat, kami mau membantu konsumen mendapatkan solusi perawatan luka Hansaplast dengan lebih praktis, termasuk ketika kebutuhan muncul secara mendadak," ujar Roy saat peluncuran program, Minggu (6/7).

Menurut Roy, kemudahan memperoleh perlengkapan P3K diharapkan mendorong masyarakat lebih siap memberikan pertolongan pertama, baik kepada diri sendiri maupun orang lain.

Selain menyediakan akses produk, kerja sama tersebut juga mencakup edukasi keselamatan berkendara dan pertolongan pertama bagi mitra pengemudi Grab. Program itu menyasar pengemudi lantaran mereka mempunyai mobilitas tinggi dan berisiko mengalami luka ringan saat bekerja di jalan.

TIGA LANGKAH PENANGANAN LUKA
Dalam training tersebut, peserta diperkenalkan pada tiga langkah dasar penanganan luka, ialah membersihkan luka menggunakan antiseptik, melindungi luka dengan plester, serta mempercepat pengobatan menggunakan salep luka. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mencegah jangkitan sekaligus mengurangi akibat terbentuknya jejak luka.

Business Unit Health Care Director PT Beiersdorf Indonesia, Vivilya Lukman, mengatakan edukasi merupakan bagian krusial dalam upaya meningkatkan keahlian masyarakat memberikan pertolongan pertama.

"Hansaplast percaya bahwa edukasi tentang pertolongan pertama sama pentingnya dengan produknya sendiri. Hansaplast terus berupaya menghadirkan solusi nan aman, praktis, dan relevan dengan kebutuhan konsumen. Kerja sama dengan Grab menjadi langkah krusial bagi kami untuk memperluas akses terhadap solusi perawatan luka halal, khususnya melalui ekosistem nan digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, baik oleh masyarakat umum maupun mitra pengemudi Grab," katanya.

PELUNCURAN PAKET P3
Sebagai bagian dari kerjasama tersebut, Grab dan Hansaplast juga meluncurkan Hansaplast First Aid Kit On The Go nan dipasarkan secara eksklusif melalui GrabMart Kilat. Paket tersebut berisi perlengkapan pertolongan pertama nan telah mengantongi sertifikasi legal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Isi paket meliputi antiseptik pembersih luka, plester elastis, plester tahan air, plester anak, salep luka, serta kantong penyimpanan nan praktis dibawa saat beraktivitas.

Melalui jasa GrabMart Kilat, paket tersebut dapat diantar kepada konsumen dalam waktu kurang dari 30 menit. Layanan ini diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh perlengkapan P3K tanpa kudu mencari produk secara terpisah ketika menghadapi kondisi darurat ringan.

Untuk memperluas jangkauan kampanye, Hansaplast juga memanfaatkan platform GrabAds sebagai media edukasi mengenai pentingnya pertolongan pertama sekaligus memperkenalkan produk kepada masyarakat.

Roy menegaskan kerjasama tersebut bukan hanya bermaksud meningkatkan akses terhadap produk kesehatan, tetapi juga membangun kebiasaan masyarakat agar lebih siap menghadapi kejadian darurat ringan.

"Kami berambisi semakin banyak masyarakat mempunyai kesadaran terhadap pentingnya perawatan luka dan pertolongan pertama dalam aktivitas sehari-hari. Dengan akses nan lebih mudah, masyarakat dapat lebih sigap memberikan penanganan awal sehingga akibat komplikasi akibat luka ringan dapat diminimalkan," ujarnya. (E-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia