Kepri Pastikan Kebutuhan 7.000 Sapi Kurban Aman untuk Idul Adha 2026

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Kebutuhan sapi kurban di Kepri capai 7.000 ekor.

, TANJUNGPINANG, – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memastikan kebutuhan sapi kurban untuk Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi mencapai sekitar 7.000 ekor dan dalam kondisi aman.

Kepala DKP2KH Kepri, Rika Azmi, di Tanjungpinang menyatakan bahwa ketersediaan sapi kurban dipasok dari peternak lokal serta pengiriman dari luar daerah, terutama Provinsi Lampung hingga Riau. "Insya Allah kebutuhan sapi kurban di Kepri mencukupi," kata Rika.

Meskipun pengedaran sapi dari luar wilayah telah dibuka, pemerintah tetap menerapkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK). "Distribusi sapi di Kepri saat ini terbuka, namun kita tetap mewaspadai potensi penyebaran PMK," ujarnya.

Untuk itu, DKP2KH Kepri telah menginstruksikan petugas kesehatan hewan di kabupaten dan kota untuk memperketat pengawasan lampau lintas hewan kurban. Pemeriksaan juga bakal dilakukan secara menyeluruh menjelang Idul Adha, termasuk di kandang peternak dan tempat penampungan sementara.

Pemeriksaan kesehatan hewan dijadwalkan berjalan sekitar dua minggu sebelum Idul Adha guna memastikan seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak konsumsi. "Pemerintah menjamin hewan kurban di Kepri layak dikonsumsi masyarakat," tandas Rika.

Ia menambahkan, hingga saat ini belum ditemukan laporan adanya hewan kurban nan terjangkit penyakit menular di wilayah Kepri. Kondisi kesehatan hewan di lapangan juga disebut tetap kondusif dengan pengawasan nan terus diperketat.

Rika menegaskan, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota terus diperkuat untuk menjaga kelancaran pasokan serta stabilitas nilai hewan kurban menjelang Idul Adha 2026. "Masyarakat Kepri tidak perlu khawatir, lantaran kesiapan sapi dipastikan kondusif dan cukup," ujarnya.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional