Kepala Bappisus Sebut 1.700 SPPG Disuspend Gegara Kurangi Porsi MBG

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Kepala Bappisus Sebut 1.700 SPPG Disuspend Gegara Kurangi Porsi MBG

Program Makan Bergizi Gratis (foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aris Marsudiyanto, menyebut sebanyak 1.700 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dihentikan sementara. Penghentian ini dilakukan setelah ditemukan adanya pengurangan porsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Ya, jika tidak salah ada 1.700-an SPPG nan sudah disuspensi oleh BGN untuk diperbaiki. Ini adalah corak kesungguhan BGN untuk mengelola SPPG dengan berkualitas, sesuai spesifikasi standardisasi nan telah ditetapkan," kata Aris Marsudiyanto dalam aktivitas APPMBGI National Summit, Jakarta Timur, Sabtu (25/4/2026).

Aris menekankan, bahwa penghentian sementara itu merupakan bentuk kesungguhan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam mengelola SPPG sesuai standar nan ada. Dia memperingatkan agar SPPG tidak mengurangi kualitas menu MBG dengan memangkas porsi makanan tersebut.

"Pada prinsipnya, saya sampaikan kepada seluruh SPPG untuk tetap menjaga spesifikasi makanan nan sudah diberikan standar oleh BGN. Jadi jangan mengurangi ukuran, apalagi kualitasnya pun kudu dijaga; baik kualitas makanan, air, penyajian, hingga kebersihan dapur. Supaya apa nan dimakan anak-anak kita tetap higienis, sehat, dan bergizi," ujar Aris.

Aris mengungkapkan, temuan pengurangan porsi MBG di antaranya adalah pengecilan ukuran lauk. Sebagai contoh, daging ayam nan semestinya dipotong menjadi 8 bagian, justru dipotong menjadi 20 bagian sehingga ukurannya menjadi sangat kecil.

"Termasuk ukuran-ukurannya. Misalnya daging ayam, nan harusnya dipotong menjadi 8, malah dipotong menjadi 12, 16, hingga 20 bagian. Begitu juga lele, beratnya kudu sesuai gramasi. Semuanya kudu mengikuti spesifikasi agar standar gizi untuk anak-anak, ibu hamil, dan lansia terpenuhi," pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com