Kenapa Imlek Identik dengan Buah Jeruk? Ini Sejarah dan Maknanya

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Kenapa Imlek Identik dengan Buah Jeruk? Ini Sejarah dan Maknanya

Kenapa Imlek Identik dengan Buah Jeruk? Ini Sejarah dan Maknanya (Foto: Freepik)

JAKARTA - Saat Tahun Baru Imlek, buah jeruk nyaris selalu datang di rumah-rumah. Mulai dari jeruk mandarin, jeruk keprok, hingga kumquat, semuanya jadi simbol keberuntungan. Tapi, kenapa jeruk begitu identik dengan Imlek?

Tradisi membawa jeruk saat Imlek berakar dari simbolisme, kepercayaan budaya, dan permainan kata dalam bahasa Tionghoa. Dalam bahasa Mandarin dan Kanton, kata untuk jeruk terdengar mirip dengan kata nan berfaedah “kesuksesan” alias “kemakmuran”. Karena itulah, memberi dan menerima jeruk dipercaya sebagai angan untuk rezeki dan keberhasilan di tahun nan baru.

Asal-usul Jeruk dalam Tradisi Tiongkok

Penggunaan jeruk dalam ritual sudah ada sejak masa Dinasti Han. Saat itu, buah-buahan tertentu dijadikan persembahan untuk leluhur lantaran dianggap membawa keberuntungan.

Jeruk nan banyak tumbuh di Tiongkok selatan seperti Guangdong dan Fujian juga dikaitkan dengan kesehatan dan umur panjang. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, kulit jeruk apalagi digunakan untuk membantu pencernaan.

Seiring waktu, terutama pada masa Dinasti Tang dan Dinasti Song, jeruk mulai sering dipajang saat pagelaran musim dingin sebagai simbol kelimpahan. Tradisi ini makin kuat pada masa Dinasti Ming dan Dinasti Qing, hingga akhirnya menjadi bagian krusial dalam seremoni Imlek.

Warna oranye keemasan pada jeruk juga dipercaya melambangkan emas dan menarik daya positif (qi) ke dalam rumah.

Makna dari Permainan Kata

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com