Kenapa Control Panel Belum Dihapus Sepenuhnya?, Ini Jawaban Microsoft

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Seperti nan kita tahu, mulai Windows 8 Microsoft sudah perlahan meninggalkan Control Panel dan menggantinya dengan Windows Settings nan lebih modern, hingga sekarang di Windows 11, sudah cukup banyak tool dan utility nan sudah dimigrasikan ke aplikasi Settings ini, mulai dari pengaturan mouse, themes, hingga beberapa komponen mini lainnya.

Namun tentu, memindahkan pengaturan dari Control Panel ke aplikasi Settings bukan perihal nan mudah lantaran banyak aspek teknis nan membikin Control Panel susah untuk di pensiunkan sepenuhnya.

Nah mengenai perihal tersebut, dalam sebuah respon di X, March Rogers selaku Partner Director of Design di Microsoft mengonfirmasi bahwa timnya saat ini sedang memigrasikan seluruh pengaturan lama dari Control Panel ke aplikasi Settings modern.

Langkah ini tentu dilakukan berjenjang lantaran Microsoft tidak mau tergesa-gesa lantaran ada resiko besar jika proses dilakukan dengan separuh matang, terutama nan berangkaian dengan kompatibilitas ke aplikasi modern.

Kompatibilitas Driver Jadi Alasan Utama

Salah satu perihal nan membikin proses migrasi ini tersendat kabarnya adalah lantaran Control Panel tetap mempunyai support terhadap perangkat dan driver lawas.

7caramembukadevicemanager (7)

Sebagai contoh adalah pengaturan jaringan dan printer, dimana beberapa fitur seperti penambahan printer secara manual tetap mengandalkan Control Panel dan bukan Settings, sama halnya dengan pengelolaan driver perangkat via Device Manager nan tetap menjadi komponen krusial nan belum tergantikan, mulai dari mengelola driver, instalasi, update, rollback dan apalagi uninstall.

Dengan itu, transisi Control Panel ke Settings memang sudah direncanakan sejak lama, namun banyak pengguna, terutama power user, tetap mengandalkannya lantaran kontrol nan lebih perincian dan fleksibel.

Kapan bakal mulai diganti dan dimatikan sepenuhnya?

Jawabannya tetap belum pasti, lantaran selama Settings belum bisa menggantikan seluruh kegunaan Control Panel, terutama nan berangkaian dengan driver dan hardware, maka keberadaannya tetap bakal tetap dipertahankan di Windows 11, perihal tersebut lantaran jika ada satu saja kesalahan dan ada satu saja nan kurang, jelas ini bisa berakibat besar pada sistem operasi Windows itu sendiri.

Dengan kata lain, Microsoft memilih pendekatan nan hati-hati demi menjaga stabilitas sistem dan kompatibilitas perangkat.

Nah gimana menurutmu? komen dibawah guys.


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

 Aplikasi Win32 dan UWP Harus Memiliki Kesetaraan Hak di Windows 10!
Selengkapnya
Sumber Winpoin.com
Winpoin.com