Kemlu Pastikan Keberangkatan Haji Jemaah Indonesia Sesuai Jadwal

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ilustrasi Jemaah Haji. Foto: SAMAREEN/Shutterstock

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan keberangkatan para jemaah haji asal Indonesia tetap melangkah sesuai jadwal, meski situasi di Timur Tengah tetap bergejolak.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah menyebut belum ada perubahan penyelenggaraan haji 2026, sesuai koordinasi dengan otoritas Arab Saudi.

Kelompok terbang (kloter) pertama dijadwalkan berangkat pada Rabu (22/4) mendatang.

"So far haji tetap on schedule, ya. Keberangkatan kloter pertama tanggal 22, jika tidak salah ya, 22 April. Ya, pemerintah Arab Saudi tetap sesuai rencana awal," ungkap Heni kepada awak media di instansi Kemlu RI, Jakarta, Kamis (16/4).

Ia menambahkan, belum ada peringatan unik mengenai keamanan selama ibadah haji berjalan.

Meski demikian, Heni mengimbau pengelola perjalanan dan maskapai untuk tetap waspada. Ia meminta penerbangan untuk menghindari wilayah konflik.

"Belum ada warning, tapi disarankan kelak untuk travel pengelola jemaah hajinya, untuk penerbangan, jika bisa menghindari wilayah-wilayah konflik," ujarnya.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Yvonne Mewengkang (kiri), Vahd Nabyl Achmad (tengah), dan Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia Heni Hamidah (kanan) menyampaikan keterangan pers di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO

Selain itu, Heni memastikan koordinasi dengan Kementerian Haji (Kemenhaj) melangkah dengan baik, guna mengantisipasi hambatan selama jemaah beribadah.

"Kita saling berkoordinasi, sangat baik. Jadi Kemenhaj juga bakal selalu info ke kita jika misalnya ada update jemaah, mengenai perkembangan dan hambatan haji," katanya.

Pemerintah Indonesia pun menyediakan instansi urusan haji di instansi perwakilan Indonesia di Arab Saudi, termasuk di lingkungan konsulat jenderal untuk meningkatkan jasa kepada jemaah.

"Dan sekarang ini sudah ada instansi urusan haji juga di KJRI Jeddah," tutup Heni.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan