Kementerian Pertahanan sedang menyiapkan program pembentukan dua batalyon Komponen Cadangan (Komcad) di setiap kabupaten/kota. Pembentukan tersebut dilakukan secara berjenjang dengan menyesuaikan kebutuhan dan keahlian pertahanan negara, sesuai dengan doktrin Sistem Pertahanan Rakyat Semesta.
Hal tersebut disampaikan Kepala Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Letjen TNI Gabriel Lema usai aktivitas pelepasan calon Komcad ASN Kementerian dan lembaga gelombang dua di Lapangan Brigif Pasgat Halim, Jakarta Timur, pada Sabtu (15/8) pagi.
Gabriel awalnya menjelaskan soal pengembangan Komcad sebagai bagian dari dari sistem pertahanan nan terdiri atas komponen utama (TNI), komponen cadangan, dan komponen pendukung.
“Memang konsep sistem pertahanan kita nan berkarakter semesta ini, itu kita tahu ada tiga komponen di situ: komponen utama, komponen cadangan, dan komponen pendukung. Ini merupakan kolaboratif utuh dan tidak bisa dipisahkan satu dengan lain,” kata Gabriel usai acara, Sabtu (15/8).
Menurut Gabriel, pengembangan komponen utama TNI saat ini mencakup satu batalyon di tiap kota. Sementara itu, pengembangan Komcad bakal disesuaikan untuk mendukung kekuatan tersebut.
Karena itu, Kemhan telah menyiapkan program pembentukan dua batalyon Komcad di setiap kabupaten/kota katanya.
“Kita tahu konsep dalam pengembangan ya komponen utama ialah TNI Darat, Laut, Udara, ini satu batalyon alias satu kota di seluruh republik kelak bakal terkawal oleh satu batalyon teritorial pembangunan. Kebersamaan dalam konteks Komcad ini sebagai perbesar kekuatan, ini menyesuaikan dan menyelaraskan,” kata Gabriel.
“Sehingga Komcad proyeksi ke depan juga di tiap kabupaten alias kota, kita secara pelan tapi pasti bakal melaksanakan pembentukan sejumlah dua batalyon komponen cadangan. Itu ada program nan kita siapkan,” lanjutnya.
Gabriel mengatakan program tersebut belum mempunyai waktu pasti untuk direalisasikan. Namun, dia berambisi pembentukan tersebut dapat dilakukan secepatnya.
“Kapan bakal terwujud? Secara pelan tapi pasti dengan kondisi nan ada, dengan kebutuhan nan ada dan program proses ya seperti sekarang kita terus melakukan langkah-langkah pembentukan,” jelas Gabriel.
“Kita berambisi cepat, tetapi kita bakal menyesuaikan dengan pengembangan dari komponen utama ya,” imbuhnya.
52 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·