Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Infrastruktur Pascagempa M 6,7 di Sulteng

Sedang Trending 1 jam yang lalu

, JAKARTA, – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak sigap melakukan penanganan darurat pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 6,7 nan mengguncang Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Tim personel langsung diturunkan untuk memastikan jasa prasarana dasar tetap berfaedah dan mobilitas masyarakat tidak terganggu.

Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah wilayah dan lembaga mengenai sejak awal musibah terjadi. Kementerian PU mengerahkan personel dan peralatan untuk melakukan respons darurat serta inspeksi prasarana di wilayah terdampak.

“Sejak awal terjadinya bencana, Kementerian PU telah bergerak sigap dengan menurunkan tim personel untuk melakukan respons darurat, inspeksi prasarana terdampak, serta mendukung komando penanganan darurat daerah,” kata Dody di Jakarta, Rabu.

Pengerahan Alat Berat dan Inspeksi Jembatan

Melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah, Kementerian PU melakukan pemantauan dan pemeriksaan sejumlah ruas jalan dan jembatan di wilayah terdampak. Area nan menjadi konsentrasi meliputi Kota Palu serta Kabupaten Sigi, Poso, Donggala, dan Parigi Moutong.

Sebagai bagian dari percepatan penanganan, BPJN Sulawesi Tengah mengirimkan satu unit perangkat berat ke Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi pada Rabu. Alat berat tersebut dikerahkan untuk membantu pembersihan dan pembukaan akses jalan agar mobilitas masyarakat dan pengedaran support dapat melangkah lancar.

Selain itu, Tim Teknis BPJN Sulawesi Tengah juga melaksanakan pemeriksaan lanjutan secara perincian pada Jembatan Palu 4 dan Jembatan Palu 1. Pemeriksaan ini menindaklanjuti inspeksi awal nan dilakukan sesaat setelah gempa untuk memastikan kondisi struktur kedua jembatan secara menyeluruh.

Menurut Dody, hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan kerusakan struktur pada Jembatan Palu 4 maupun Jembatan Palu 1. Kedua jembatan tersebut dinyatakan kondusif dan tetap dapat digunakan untuk mendukung aktivitas masyarakat serta konektivitas wilayah.

BPJN Sulawesi Tengah juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu mengenai kondisi Jembatan Palu 3 nan dikelola oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palu. Kementerian PU siap memberikan support serta advis teknis andaikan diperlukan, meskipun saat ini konsentrasi penanganan dan pemeriksaan diutamakan pada Jembatan Palu 4 dan Jembatan Palu 1 nan menjadi kewenangannya.

Dody menegaskan bahwa Kementerian PU bakal terus melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap prasarana strategis di wilayah terdampak. Langkah ini merupakan komitmen untuk memastikan keselamatan masyarakat serta menjaga kelancaran konektivitas dan aktivitas perekonomian pascabencana melalui penyediaan prasarana nan andal, aman, dan tangguh.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional