Kementerian Kebudayaan dan ANTARA Jajaki Kolaborasi Pelestarian Budaya

Sedang Trending 3 hari yang lalu

, JAKARTA, – Kementerian Kebudayaan dan Perum LKBN ANTARA menjajaki kesempatan kerjasama untuk mendukung pelestarian dan pemajuan kebudayaan Indonesia. Pertemuan krusial antara kedua lembaga ini berjalan di Jakarta pada hari Rabu.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan keyakinannya bahwa program dan aktivitas di kementeriannya dapat disinergikan dengan ANTARA. Sinergi tersebut terutama menyangkut aspek pers, sejarah, fotografi, dan beragam aspek pemajuan kebudayaan lainnya.

"Saya percaya kita bisa mensinergikan aktivitas dan program di Kementerian Kebudayaan dengan ANTARA, khususnya nan berangkaian dengan pers, sejarah, fotografi, dan aspek pemajuan kebudayaan lainnya," ujar Fadli Zon.

Fadli Zon menekankan bahwa ANTARA merupakan lembaga terkemuka dalam sejarah pers Indonesia sekaligus saksi perjalanan bangsa. Oleh lantaran itu, dia berambisi ANTARA dapat menyelenggarakan pameran foto dan arsip mengenai proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Pameran tersebut diharapkan dapat digelar dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia nan dirayakan setiap tanggal 17 Agustus. Lebih lanjut, Fadli Zon juga menyampaikan angan untuk menjalin kerja sama mengenai foto dan arsip bersejarah.

"Kami juga berambisi dapat bekerja-sama untuk foto-foto dan arsip (bersejarah) bagi museum fotografi nan saat ini sedang kami kembangkan," kata Fadli Zon.

Peran Aktif ANTARA dalam Kebijakan Kebudayaan

Sementara itu, Direktur Utama Perum LKBN ANTARA, Benny Siga Butarbutar, menyatakan bahwa instansi buletin tersebut didorong untuk mengambil peran lebih aktif. Peran ini terutama dalam menyebarluaskan kebijakan pemerintah mengenai pelestarian dan pemajuan budaya.

"Kebudayaan itu luas, dan ANTARA diharapkan mengambil peran lebih aktif dalam mengamplifikasi kebijakan-kebijakan kebudayaan... Kebudayaan bukan semata-mata tentang seni. Ini mencakup banyak aspek. Ada 10 parameter kebudayaan, mulai dari sejarah, tradisi, dan masyarakat, hingga seni itu sendiri," jelas Benny.

Benny menyoroti bahwa ANTARA mempunyai galeri nan didedikasikan untuk menampilkan pengarsipan sejarah. Ia menegaskan kesiapan ANTARA untuk membantu Kementerian Kebudayaan dalam mendirikan museum fotografi nan tengah direncanakan.

"Kontribusi terbesar kami terletak pada keahlian kami untuk membantu Kementerian Kebudayaan menghadirkan foto-foto bersejarah, sehingga masyarakat dapat sepenuhnya memahami makna komprehensif dari sejarah Indonesia," tegas Benny.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional