Kementerian Sosial (Kemensos) menerima hibah lahan dari Kementerian Hukum (Kemenkum) untuk dimanfaatkan pembangunan Sekolah Rakyat. Lahan seluas kurang lebih 6,3 hektare tersebut terletak di Kota Tangerang.
Penyerahan Sertifikat Tanah dilaksanakan secara langsung oleh Menteri Hukum Supratman Andi Agtas kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul di Graha Pengayoman, Kemenkum, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
"Ini menurut saya sungguh luar biasa, lebih-lebih di wilayah Tangerang nan sampai sekarang kita tetap kesulitan untuk mendapatkan tanah guna pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat. Untuk itu saya sungguh-sungguh berterima kasih atas kerjasama ini," kata Gus Ipul dalam sambutannya.
Acara serah terima dimulai pukul 09.00 WIB, diawali oleh penampilan siswa Sekolah Rakyat dari SRMA 10 Jakarta, SRMA 9 Jakarta, SRMA 13 Bekasi, dan SRMA 33 Tangerang Selatan.
Di hadapan Mensos Gus Ipul dan Menkum Supratman, para siswa silih bergantian menampilkan pagelaran silat, pidato empat bahasa, paduan suara, dan puisi. Penonton tampak antusias, sebagian apalagi terharu dengan keahlian nan ditunjukkan siswa Sekolah Rakyat.
Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen biasanya disediakan oleh pemerintah wilayah dalam perihal ini Bupati/Wali Kota maupun Gubernur.
"Sekarang ditambah lagi oleh Kementerian-Kementerian, salah satunya Kementerian Hukum nan sejak awal proaktif dan terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial," ujarnya.
Di samping menyerahkan lahan di Tangerang, Menteri Hukum juga berencana memberikan lahan dan gedung pribadi di Provinsi Sulawesi Tengah, nan nantinya bisa dimanfaatkan untuk Sekolah Rakyat.
"Kedua, beliau (Menkum) juga punya ide, beliau punya aset pribadi nan kelak bakal diserahkan ke Kementerian Sosial untuk juga penyelenggaraan sekolah rakyat di Sulawesi Tengah, saya kira ini adalah satu inisiatif nan baik," kata Gus Ipul.
Pada kesempatan ini, Gus Ipul juga menyoroti perkembangan positif siswa, selama kurang lebih 11 bulan menjalani pendidikan berasrama di Sekolah Rakyat. Menurutnya, sekarang siswa lebih disiplin, percaya diri, optimis, dan konsentrasi belajar.
"Ini adalah sekolah berasrama mendapatkan pendidikan selama 24 jam, didampingi oleh pembimbing pada saat sekolah, dan pada sore harinya waktu boarding didampingi oleh wali asuh dan wali asrama," jelasnya.
Sementara itu, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyampaikan proses penyerahan lahan dari Kemenkum ke Kemensos sudah dilakukan dari beberapa waktu nan lalu, hingga sertifikat dapat diserahkan pada hari ini.
"Hampir 63 ribu (meter persegi) alias 6,3 hektare lahan di Kementerian Hukum, kami serahkan kepada Kementerian Sosial, kelak peruntukannya untuk pembangunan Sekolah Rakyat," kata Supratman.
Supratman berambisi melalui penyerahan lahan ini dapat ikut berkontribusi dalam mendukung kesuksesan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
"Kita berambisi mudah-mudahan dengan penyerahan ini, ke depannya apa nan menjadi cita-cita kita bersama, itu kami sebagai pembantu Bapak Presiden, kita wujudkan semua apa nan menjadi angan beliau dan angan bangsa ke depan," ujarnya.
Sebagai informasi, turut datang dalam aktivitas ini Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej, Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico, Sekretaris Jenderal Kemenkum Nico Afinta, Pejabat Tinggi Madya Kemensos dan Kemenkum, serta pejabat mengenai lainnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·