Kemensos Salurkan Bantuan Warga Terdampak Kebakaran di Jayapura

Sedang Trending 41 menit yang lalu

Jakarta -

Kementerian Sosial menyalurkan support untuk memenuhi kebutuhan dasar penduduk terdampak kebakaran di area DOK V, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung penduduk nan sekarang mengungsi setelah rumah mereka terbakar.

Bantuan senilai Rp 514 juta disalurkan pada Selasa (1/9) melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana (PSKB) dari Gudang BBPPKS Jayapura. Bantuan tersebut selanjutnya diserahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar penduduk selama berada di pengungsian.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan Kemensos mendistribusikan sejumlah support bagi penduduk terdampak dengan melakukan asesmen dan pendataan di lapangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Merespons musibah kebakaran di area DOK V, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Kemensos mendistribusikan sejumlah support bagi penduduk terdampak. Kami bakal terus melakukan asesmen dan pendataan di lapangan," kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Rabu (2/9/2026).

Adapun support nan disalurkan berupa 1.000 paket makanan siap saji, 1.200 paket makanan anak, 200 paket family kit, 208 paket kidsware, 200 paket sandang bayi, 300 lembar kasur, satu unit tenda serbaguna, dan 50 unit tenda gulung. Total nilai support mencapai Rp 514.052.812.

Selain mendistribusikan logistik bantuan, Kemensos melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Dinas Sosial Papua tetap terus melakukan asesmen kebutuhan penduduk terdampak. Tagana juga turut terlibat dalam pendirian tenda pengungsian berbareng Dinas Sosial Papua dan BPBD Kota Jayapura.

Penanganan di lapangan dilakukan secara terpadu berbareng BPBD Kota Jayapura, Forkopimda, warga, dan relawan. Saat ini penduduk terdampak mengungsi di tenda pengungsian nan didirikan di Lingkungan DOK V Bawah.

Berdasarkan pendataan sementara, kebakaran tersebut berakibat pada sekitar 560 kepala family alias 3.200 jiwa dengan sebanyak 600 unit rumah dilaporkan terbakar. Sementara itu, info korban meninggal bumi dan luka-luka tetap dalam proses konfirmasi dan pendataan oleh petugas di lapangan.

Sebelumnya, kebakaran terjadi pada Senin (31/8) sekitar pukul 14.00 WIT di area permukiman padat DOK V. Api diduga bermulai setelah terdengar ledakan dari salah satu rumah warga, kemudian dengan sigap menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya. Kondisi permukiman nan padat dan angin nan kencang menyebabkan api meluas hingga menghanguskan ratusan unit rumah.

(prf/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News