Kemensos Gandeng BRIN, Perkuat Riset hingga Teknologi untuk Sekolah Rakyat

Sedang Trending 54 menit yang lalu

Jakarta -

Kementerian Sosial berbareng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sepakat membangun kerja sama untuk memperkuat program Sekolah Rakyat serta beragam program pemberdayaan masyarakat.

Hal itu terungkap dalam pertemuan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN Prof. Nunung Nuryartono beserta jejeran di Ruang Rapat Utama Kementerian Sosial, hari ini.

"BRIN siap mendukung Kementerian Sosial. Silakan segera berkirim surat mengenai kebutuhan kajian maupun teknologi nan diperlukan agar dapat segera kami tindaklanjuti bersama," ujar Prof. Nunung dalam keterangan tertulis, Rabu (29/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara mendetail dia menyampaikan siap memberi support melalui jejaring riset nan dimiliki, mulai dari penyusunan kajian kebijakan, pengembangan teknologi, hingga pertimbangan penyelenggaraan program-program prioritas pemerintah.

Salah satu konsentrasi utama nan telah dikaji adalah Sekolah Rakyat sebagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto. BRIN menawarkan support berupa kajian berbasis bukti (evidence-based policy) untuk mengevaluasi akibat penyelenggaraan Sekolah Rakyat sekaligus memberikan rekomendasi penyempurnaan kebijakan.

Kajian tersebut tidak hanya menilai perkembangan peserta didik, tetapi juga mencakup ekosistem penyelenggaraan Sekolah Rakyat, mulai dari infrastruktur, kurikulum, tata kelola, hingga beragam aspek pendukung lainnya.

Selain riset, BRIN juga menawarkan beragam teknologi nan dapat diterapkan di Sekolah Rakyat. Di antaranya teknologi pencarian sumber air, pemanenan air hujan, desalinasi air, daur ulang air, hingga pengelolaan sampah berbasis teknologi.

Salah satu penemuan nan ditawarkan adalah teknologi LASAMOR, ialah sistem pengolahan sampah skala rumah tangga nan dapat dimanfaatkan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi.

"Pengolahan sampah tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga dapat menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat. Teknologinya sudah tersedia dan siap disinergikan berbareng Kementerian Sosial," kata Prof. Nunung.

Menanggapi perihal tersebut, Wamensos Agus Jabo menjelaskan bahwa Kemensos telah menjalankan program pemberdayaan berbasis masyarakat melalui Kampung Berdaya Kemensos, termasuk program Kampung Bersih dan Berdaya nan telah dipilotkan di Serang, Bogor, dan Bali.

"Program pemberdayaan berbasis kampung ini sangat sejalan dengan tawaran BRIN. Selama ini kami sudah memulai aktivitas Kampung Bersih dan Berdaya, sehingga teknologi pengolahan sampah dari BRIN dapat menjadi penguat agar sampah mempunyai nilai ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Ikhtiar ini dijalani sejalan dengan perubahan paradigma Kementerian Sosial nan sekarang tidak hanya berorientasi pada penyaluran support sosial, tetapi juga pemberdayaan agar KPM bisa keluar dari jerat kemiskinan.

Lebih lanjut Agus Jabo menjelaskan saat ini Kemensos mengemban tiga mandat utama Presiden, ialah pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), penyaluran support sosial tepat sasaran, serta Sekolah Rakyat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan.

Khusus untuk Sekolah Rakyat menjadi prioritas utama lantaran mengemban misi memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan bagi anak-anak dari family miskin dan miskin ekstrem. Dalam kaitan ini keterlibatan BRIN tentu bakal sangat membantu mencapai sasaran pengentasan kemiskinan.

"Kalau sejak awal BRIN terlibat melalui riset dan kajian, tentu bakal memperkuat Sekolah Rakyat. Hasil riset itu nantinya juga bisa menjelaskan kepada publik gimana perubahan nan terjadi pada para siswa serta penyempurnaan kebijakan nan perlu dilakukan ke depan," katanya.

Selain mendukung Sekolah Rakyat, kedua pihak juga membahas kesempatan kerjasama pada beragam program pemberdayaan masyarakat, termasuk pengembangan teknologi tepat guna bagi golongan rentan, penguatan ekonomi masyarakat, hingga pemanfaatan hasil riset BRIN dalam mendukung pengentasan kemiskinan.

Sebagai tindak lanjut, Kemensos dan BRIN sepakat segera menyusun sistem kerja sama melalui koordinasi teknis antarsatuan kerja agar beragam program prioritas dapat segera diimplementasikan.

(prf/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News