Kemensos Beri Dukungan Psikososial Anak Terdampak Bencana di Nagekeo

Sedang Trending 58 menit yang lalu
Kemensos melalui Sentra Efata Kupang berikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi anak-anak korban gempa di posko pengungsian berdikari Stella Maris, Nagekeo, NTT, Kamis (20/8/2026). Foto: Kemensos RI

Kementerian Sosial melalui Sentra Efata Kupang melaksanakan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi anak-anak terdampak musibah gempa di posko pengungsian berdikari Stella Maris, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8/2026).

Sebanyak kurang lebih 20 anak-anak tampak ceria dan menikmati beragam aktivitas nan dilaksanakan oleh petugas dari Sentra Efata Kupang dan Direktorat Rahabilitasi Sosial Anak Kemensos.

Penyuluh Sosial Sentra Efata Kupang Rahmat Hidayat Ismail menyampaikan aktivitas LDP nan dilakukan mulai dari sosialisasi ringan dengan benyanyi mengenai tanggap darurat ketika musibah gempa dan bermain beragam permainan.

Kemensos melalui Sentra Efata Kupang berikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi anak-anak korban gempa di posko pengungsian berdikari Stella Maris, Nagekeo, NTT, Kamis (20/8/2026). Foto: Kemensos RI

“Supaya anak-anak bisa punya kesiapan lah ketika terjadi gempa. Karena kan gempa ini terus terjadi di area NTT, itu nan pertama. Terus kedua, ya kita ada permainan, mungkin model kayak ice breaking gitu untuk mencairkan suasana,” kata Rahmat nan juga datang di lokasi.

Di samping diisi dengan beragam macam kegiatan, petugas juga memberikan makanan berupa bubur kacang hijau, hingga melakukan sharing session dengan tujuan agar anak-anak bisa berbagi cerita dan mendapatkan penguatan emosional.

“Mereka bercerita segala macam untuk mengeluarkan unek-uneknya alias apa sih ketakutannya. Seperti itu, kita coba di situ, dengan angan kita upayakan anak-anak ini saling menguatkan satu sama lain,” ujarnya.

Kemensos melalui Sentra Efata Kupang berikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi anak-anak korban gempa di posko pengungsian berdikari Stella Maris, Nagekeo, NTT, Kamis (20/8/2026). Foto: Kemensos RI

Berdasarkan hasil asesmen dan observasi, Rahmat menjelaskan anak-anak terdampak musibah di posko pengungsian cukup mengalami trauma pada musibah gempa nan terjadi. Hal tersebut dibuktikan saat sharing session, di mana anak-anak bercerita soal pengalamannya saat terjadi gempa.

“Gempa ini lantaran terjadi di pagi hari, anak-anak kebanyakan tetap tidur. Hari Sabtu itu kan, jam 6 itu anak-anak kebanyakan tetap tidur. Jadi mereka bangun dengan kaget dan ada nan jatuh, ada nan nabrak, mereka memandang sendiri TV-nya pecah, segala macam. Jadi beberapa anak memang cukup-cukup terdampak,” jelasnya.

Kemensos melalui Sentra Efata Kupang berikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi anak-anak korban gempa di posko pengungsian berdikari Stella Maris, Nagekeo, NTT, Kamis (20/8/2026). Foto: Kemensos RI

Kondisi trauma tersebut belum bisa sepenuhnya hilang, dengan tetap terjadinya gempa-gempa susulan. Meskipun terjadi dengan kekuatan nan tidak sebesar gempa pertama, perihal tersebut cukup membikin anak-anak takut.

“Tapi kan tetap bikin anak-anak ini akhirnya takut lagi. Itulah kenapa semuanya lebih condong untuk memilih berada di luar rumah, di lapangan-lapangan,” kata Rahmat.

Terkait aktivitas LDP khususnya di Kabupaten Nagekeo, Rahmat berambisi Kementerian/Lembaga lain alias pemerintah wilayah dapat bekerja-sama untuk menurunkan SDM nan bisa memberikan support psikososial bagi anak-anak terdampak.

Kemensos melalui Sentra Efata Kupang berikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi anak-anak korban gempa di posko pengungsian berdikari Stella Maris, Nagekeo, NTT, Kamis (20/8/2026). Foto: Kemensos RI

Lebih lanjut, dia berambisi secepatnya bisa dibangun tenda unik untuk support LDP sehingga jasa psikososial bisa terfokus di satu titik.

“Harapan saya sih, sebenarnya ada satu posko besar nan bisa ngumpulin anak-anak itu semua. Ini kan tetap kepecah nih, jadi penanganannya itu gak bisa langsung, walaupun kami ngelakuin, kudu pindah-pindah di lokasi,” pungkasnya.

Pada Rabu (19/8), Gudang logistik darurat di Sentra Efata Kupang mengirimkan support ke Kabupaten Nagekeo. Bantuan nan disalurkan berupa family kit 100 paket, kids ware 80 paket, selimut 500 lembar, tenda gulung 500 lembar, solar panel SHS-500 5 unit, dan dapur umum lapangan 1 unit.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan