Pengendara sepeda motor memakai masker nan dibagikan personil Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lampung Selatan di Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Senin (7/9/2026). Pembagian masker tersebut untuk melindungi pernapasan penduduk dari papar(ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/tom.)
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengaku telah berkoordinasi dengan produsen dan pemasok untuk menjaga kelancaran suplai masker. Hal itu disampaikan Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman merespons nilai masker nan naik di toko daring dan luring imbas abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.
"Stok di tingkat produsen dan pemasok tetap mencukupi," ujar Aji di Jakarta, Selasa (8/9).
Lebih lanjut, dia mengatakan masyarakat dapat mengunakan masker medis andaikan masker jenis N95, KN95, KF94 alias nan setara belum tersedia.
Selain itu, masyarakat juga diimbau membeli masker sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying alias penimbunan.
Kemenkes berjanji bakal terus memantau ketersediaan, distribusi, dan nilai masker sehingga pasokan tersedia bagi masyarakat di wilayah terdampak abu vulkanik, khususnya dari Gunung Anak Krakatau.
Aji menyebut Kemenkes telah mendistribusikan lebih dari 100,000 masker N95 dan masker medis, ribuan kacamata google, obat-obatan dan perangkat kesehatan cuma-cuma ke wilayah terdampak paling parah di Lampung, Banten, Jawa Barat dan Jakarta.
"Pelaku upaya diimbau tidak melakukan penimbunan alias pembatasan pasokan, nan menyebabkan kelangkaan stok dan kenaikan nilai secara tidak wajar nan dapat merugikan masyarakat," ucap dia.
Apabila ditemukan pelanggaran oleh pelaku usaha, Aji menyebut Kemenkes bakal melakukan pembinaan dan pengawasan hinggadikenakan hukuman pidana alias administratif, berupa peringatan sampai dengan pencabutan perizinan berusaha, sesuai tingkat pelanggarannya.
"Jika nememukan ada dugaan penimbunan alias kenaikan nilai nan tidak wajar, masyarakat dapat melaporkannya melalui kanal pengaduan di nomor WA: 0821-14870070/0838-30032003 alias aplikasi Mobile Alkes," pungkas dia.
Harga masker dilaporkan naik setelah adanya kebutuhan masyarakat terhadap perangkat kesehatan tersebut untuk menghindari akibat dari paparan debu vulkanik bagi kesehatanMa. (Ant/H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·