Kemenhut: Kredit Karbon Perkuat Upaya Jaga Hutan Berkelanjutan

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menilai, publikasi angsuran karbon kehutanan berasas izin baru pasar karbon nasional merupakan langkah krusial dalam mendukung agenda perubahan suasana dan pembangunan berkepanjangan Indonesia.

"Tonggak krusial ini tidak hanya mendukung pencapaian Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia, tetapi juga memastikan bahwa pendanaan suasana memberikan faedah nyata bagi masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian rimba dan lahan gambut Indonesia bagi generasi sekarang maupun mendatang," ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari Kemenhut Laksmi Wijayanti dalam keterangannya di Jakarta, melansir Antara, Minggu (12/7/2026).

Dia menjelaskan, adapun penerapan izin terbaru pasar karbon Indonesia menandai tonggak krusial dalam pengembangan pasar karbon berintegritas tinggi serta memungkinkan diterbitkannya angsuran karbon kehutanan pertama berasas standar Verra.

"Verra adalah organisasi nirlaba dunia nan berfokus pada upaya mengatasi beragam tantangan lingkungan dan sosial melalui pengembangan standar dan perangkat nan andal untuk mendukung tindakan suasana dan pembangunan berkelanjutan," kata Laksmi.

Sementara itu, lanjut dia, Verra tengah mempersiapkan publikasi angsuran karbon untuk tiga proyek kehutanan di Indonesia nan telah memenuhi seluruh persyaratan izin dan memperoleh persetujuan sesuai kerangka pasar karbon nasional Indonesia.

"Tiga proyek tersebut adalah Sumatera Merang Peatland Project (ID 1899), Katingan Peatland Restoration and Conservation Project (ID 1477), dan The Mayas Project (ID 3591)," papar Laksmi.

"Secara keseluruhan, ketiga proyek tersebut diperkirakan menghasilkan pengurangan dan penyerapan emisi (ERRs) sebesar 31.659.185 ton setara CO2 (tCO2e) selama periode verifikasi masing-masing proyek," sambung dia.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita
↑