Kemenhub Pastikan Seluruh Penumpang KMP Batumandi Selamat dari Insiden Kebakaran

Sedang Trending 47 menit yang lalu

Jakarta -

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten, mengatakan seluruh penumpang KMP Batumandi telah dievakuasi dalam keadaan selamat. Evakuasi terhadap penumpang mulai melangkah sore hari ini.

"Berdasarkan info nan diterima dari VTS Merak, pada pukul 16.56 WIB, KMP Royce 1 melaporkan bahwa seluruh penumpang dan awak KMP Batumandi telah dievakuasi ke kapal tersebut. Dengan demikian, seluruh penumpang dan awak kapal dilaporkan sukses dievakuasi dengan selamat," ujar Kepala KSOP Kelas I Banten, Yogie Nugraha, dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).

Yogie mengatakan info awal dari Vessel Traffic Service (VTS) Merak, kejadian dilaporkan sekitar pukul 16.15 WIB ketika KMP Batumandi berada di alur masuk penyeberangan Merak. Kapal tersebut sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 14.52 WIB dan sedang menuju Pelabuhan Merak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam laporan awal kepada VTS Merak, kebakaran diinformasikan berasal dari bilik mesin kapal. Petugas VTS segera menyampaikan info keadaan darurat dan mengoordinasikan pengerahan support dari unsur pelabuhan, kapal tunda, kapal penyeberangan, serta lembaga mengenai untuk mendukung proses pemadaman dan evakuasi.

Adapun Proses penanganan melibatkan sejumlah kapal dan unsur pendukung. Pihaknya mendukung proses pemeriksaan nan bakal dilakukan dari kejadian kebakaran tersebut.

"VTS Merak terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait. Dukungan komunikasi dan pemantauan tersebut menjadi bagian krusial dalam penyampaian info keadaan darurat serta pengerahan support di perairan sekitar letak kejadian," Ujar Yogie.

"Kami terus berkoordinasi dengan seluruh unsur mengenai untuk memastikan penanganan melangkah sesuai prosedur keselamatan. Kami juga bakal mendukung proses pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab kejadian serta memastikan tindak lanjut nan diperlukan berasas hasil pemeriksaan di lapangan," tambahnya.

Yogie mengungkapkan penyebab kebakaran tetap belum dapat dipastikan dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Informasi mengenai kondisi kapal dan perkembangan penanganan bakal disampaikan berasas hasil verifikasi resmi.

"Kami mengimbau seluruh operator kapal untuk senantiasa mengutamakan keselamatan pelayaran, memastikan kondisi teknis kapal memenuhi persyaratan, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat guna melindungi penumpang, awak kapal, dan pengguna jasa transportasi laut," imbuhnya.

(dwr/zap)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑