Perhelatan Indonesia 4.0 Conference & Expo 2026, 13-14 Oktober 2026 di Bidakara, Jakarta.(Kemenekraf)
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Badan Ekraf) memfasilitasi enam startup bimbingan Direktorat Jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk tampil di arena bergengsi Indonesia 4.0 Conference & Expo 2026. Kehadiran para pelaku upaya digital ini dipusatkan di Paviliun "Creative By Indonesia" nan berjalan pada 13-14 Oktober 2026 di Bidakara, Jakarta.
Salah satu startup nan mencuri perhatian dalam pameran tersebut adalah PT Sakti Kinaja Kolaborasindo. Perusahaan ini memperkenalkan penemuan jasa layanan digital dan aplikasi unik koperasi, termasuk Cooperative Data Center (CDC) nan dirancang untuk membantu penilaian kepantasan angsuran anggota, serta platform toko online untuk mendukung digitalisasi UMKM.
Direktur dan Chief Operation Officer PT Sakti Kinaja Kolaborasindo, Indra Lesmana, mengungkapkan bahwa support Kemenekraf melalui partisipasi di eksibisi ini memberikan akibat signifikan bagi pertumbuhan perusahaan, terutama dalam perihal akses jaringan.
“Dampaknya sangat besar bagi perusahaan kami lantaran dikenalkan dengan banyak vendor, calon mentor, dan calon stakeholder. Ini sangat membantu dalam mewujudkan visi misi perusahaan nan sebelumnya sempat tertunda lantaran keterbatasan networking," ujar Indra dalam siaran pers nan diterima, Kamis (15/10).
Direktur Jasa TIK Kemenekraf, Donny Harso, menegaskan komitmen kementerian dalam mendukung ekosistem jasa TIK dan subsektor ekonomi imajinatif lainnya. Melalui program flagship Creative By Indonesia, pemerintah berupaya mendorong pelaku imajinatif agar bisa bersaing di level nasional hingga menembus pasar global.
"Semua startup nan kami tampilkan di sini telah melalui tahap kurasi ketat dan sebagian besar pernah mengikuti program fasilitasi Kemenekraf/Badan Ekraf. Kami meyakini partisipasi dalam pameran ini bakal semakin memperluas jaringan upaya mereka," tegas Donny.
Perhelatan Indonesia 4.0 Conference & Expo 2026 tahun ini mengangkat tema "AI-Powered Industry: Shaping the Future of Intelligent Enterprise". Selama pameran, setiap startup tidak hanya menempati booth di Paviliun Ekonomi Kreatif, tetapi juga mendapatkan kesempatan strategis untuk melakukan presentasi di Innovation Stage serta mengikuti sesi business matching dengan calon pembeli dan mitra potensial. (E-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·