Kemendikdasmen Buka MPLS PJJ 2026/2027: Jembatan Emas Pendidikan Mandiri

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Kemendikdasmen Buka MPLS PJJ 2026/2027: Jembatan Emas Pendidikan Mandiri Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Jenjang Pendidikan Menengah Tahun Ajaran 2026/2027.(MI/HO)

KEMENTERIAN Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Jenjang Pendidikan Menengah Tahun Ajaran 2026/2027. Acara nan berjalan di Jakarta pada Senin (3/8) ini dirancang sebagai masa transisi krusial bagi siswa untuk beradaptasi dengan ekosistem pembelajaran mandiri.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, nan membuka langsung aktivitas tersebut, menekankan bahwa PJJ merupakan penemuan jasa pendidikan dengan berat piagam nan setara dengan jalur formal. Ia menyebut model ini sebagai solusi elastis bagi siswa nan mempunyai motivasi tinggi.

“PJJ ini adalah jembatan emas untuk menikmati jasa pendidikan nan kualitasnya sama. Dari MPLS PJJ ini, adik-adik diharapkan dapat menguatkan komitmen untuk menyelesaikan pendidikan sampai tuntas,” ujar Fajar dalam sambutannya.

Fokus pada Kemandirian dan Literasi Digital

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Tatang Muttaqin, menambahkan bahwa MPLS PJJ mempunyai karakter nan berbeda dengan sekolah tatap muka. Kegiatan ini menjadi fondasi untuk memperkenalkan tiga pilar utama kepada siswa baru.

Aspek Utama MPLS PJJ Deskripsi Fokus
Kemandirian Membangun motivasi internal untuk belajar tanpa pengawasan bentuk langsung.
Literasi Digital Kecakapan dalam menggunakan perangkat dan etika berkomunikasi daring.
Platform Pembelajaran Penguasaan LMS, aplikasi konvensi video, dan sumber belajar digital.

Tatang juga mengapresiasi support pemerintah wilayah dalam mewujudkan program Wajib Belajar 13 Tahun melalui jalur PJJ ini.

Dukungan Daerah dan Harapan Siswa

Implementasi PJJ mendapat respons positif dari beragam ketua daerah. Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menyoroti pentingnya PJJ bagi anak-anak di wilayah kepulauan nan kerap terkendala aspek geografis dan ekonomi. Sementara itu, di Jawa Timur, Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak telah memperkuat struktur PJJ melalui pembentukan Gugus Tugas unik sebagai investasi SDM.

Di Jakarta, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menegaskan bahwa PJJ adalah strategi efektif untuk menekan nomor Anak Tidak Sekolah (ATS). "Yang terpenting bukan hanya mengembalikan anak ke sekolah, tetapi memastikan mereka dapat memperkuat dan menyelesaikan pendidikannya," tegasnya.

Semangat ini salah satunya dirasakan oleh Zackya Aprillistianty Adelia Putri, siswa baru di SMAN 96 Jakarta. Ia mengaku berterima kasih bisa kembali berguru dan menargetkan prestasi agar dapat melanjutkan ke perguruan tinggi melalui jalur PJJ.

Informasi Penyelenggaraan:

MPLS PJJ 2026/2027 diselenggarakan secara daring dan diikuti oleh 32 sekolah induk nan tersebar di 32 provinsi di seluruh Indonesia. Materi mencakup tata tertib akademik hingga teknis pemanfaatan media komunikasi digital.

(Z-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia