Kemendagri dan KEPP Otsus Papua Dorong Pengembangan Komoditas Kakao di 3 Kabupaten

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Kemendagri dan KEPP Otsus Papua Dorong Pengembangan Komoditas Kakao di 3 Kabupaten

Kemendagri dan KEPP Otsus Papua Dorong Pengembangan Komoditas Kakao di 3 Kabupaten (Ist)

JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berbareng Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPP Otsus Papua) bekerja-sama merealisasikan kebijakan Papua Produktif. Upaya nan dilakukan adalah mendorong pengembangan dan investasi komoditas kakao (coklat) di Kabupaten Kepulauan Yapen, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel).

1. Kembangkan Komoditas Kakao

“Kebijakan Otsus Papua, selain mendukung program Papua Cerdas dan Papua Sehat, juga memberi atensi untuk kebijakan Papua Produktif, terutama pemberdayaan masyarakat di bagian perekonomian,” kata Direktur Penataan Daerah dan Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri, Sumule Tumbo, di Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Menurut Sumule Tumbo, langkah awal pengembangan komoditas kakao di ketiga kabupaten wilayah Papua tersebut ditandai dengan rapat koordinasi percepatan pembangunan bagian perekonomian di Jakarta, pada Kamis (19/2/2026) di Jakarta. Hadir dalam rakor tersebut, perwakilan Kementerian dan Lembaga teknis di pusat, pemerintah wilayah dan sejumlah penanammodal nasional.

Sumule Tambo menjelaskan, upaya komoditas coklat di tanah Papua selama ini sudah dikembangkan sejak dulu. Ada nan kemudian pengembangannya dibiayai dari biaya Otsus lantaran mempekerjakan orang original Papua (OAP), seperti nan dilakukan di Kabupaten Mansel, Papua Barat. Karena itu, perlu disupport untuk pengembangannya, termasuk mencari kesempatan pasar dan investasi.

Anggota KEPP Otsus Papua, Billy Mambrasar, mengatakan upaya mendorong ekonomi produktif di tanah Papua nan sedang dilakukan saat ini merupakan penerapan pesan Presiden Prabowo Subianto. 

“Presiden Prabowo mengamanatkan setiap wilayah agar melakukan optimasi pendapatan original wilayah (PAD) dengan mengembangkan komoditas lokal nan produktif. Kebetulan Kabupaten Yapen, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Mansel selama ini sudah dikenal mempunyai potensi upaya komoditas coklat, sehingga kami berbareng Kemendagri berupaya melakukan pengembangan upaya di ketiga wilayah tersebut,” ungkap Billy Mambrasar.

Menurut Billy Mambrasar, rapat koordinasi percepatan pembangunan bagian perekonomian di Provinsi Papua dan Papua Barat mengenai pengembangan upaya coklat telah menghasilkan sejumlah komitmen nan bakal segera ditindaklanjuti dengan melakukan percepatan pembangunan komoditas dimaksud.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com