Kemendagri Beri Penghargaan Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali

Sedang Trending 59 menit yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan penghargaan kepada pemerintah wilayah (Pemda) berprestasi regional Jawa-Bali. Penghargaan ini diberikan pada aktivitas Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali di Hotel Marriott Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (4/6/2026).

Penghargaan tersebut merupakan bagian dari upaya Kemendagri untuk mendorong peningkatan keahlian Pemda melalui sistem apresiasi nan berbasis kejuaraan sehat. Penilaian dilakukan berasas wilayah alias regional agar wilayah dengan kapabilitas fiskal nan berbeda dapat bersaing secara lebih adil.

"Jadi kita tidak lagi melakukan suasana kompetitif tingkat nasional, kelak daerah-daerah nan mini bakal kalah dengan daerah-daerah nan besar, lantaran mempunyai keahlian fiskal dan lain-lain otomatis lebih kreatif," ujar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam sambutannya.

Ia menerangkan, program apresiasi tersebut dilaksanakan di enam regional, ialah Sumatera, Kalimantan, Maluku-Nusa Tenggara (Nusra), Jawa-Bali, Sulawesi, dan Papua. Dari enam regional tersebut, sekarang tersisa Papua nan dalam waktu dekat bakal digelar.

Penghargaan diberikan berasas capaian keahlian wilayah pada empat kategori, ialah Penurunan Tingkat Pengangguran, Creative Financing, Pengendalian Inflasi, serta Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting. Masing-masing kategori terdiri atas ranking I, II, dan III untuk tingkat kabupaten, kota, dan provinsi.

Sebagai corak apresiasi, Kemendagri memberikan support pemerintah kepada para pemenang. Peringkat I memperoleh support pemerintah sebesar Rp3 miliar, ranking II sebesar Rp2 miliar, dan ranking III sebesar Rp1 miliar.

Mendagri menambahkan, penghargaan tersebut juga menjadi sarana untuk menampilkan beragam capaian positif Pemda kepada masyarakat. Mendagri menilai tetap banyak kepala wilayah nan sukses menunjukkan prestasi dan keahlian nan baik dalam menjalankan pemerintahan sehingga perlu mendapatkan ruang apresiasi.

"Ini (pemberian penghargaan) bakal bersambung terus, bersambung terus gelombang kedua kelak di enam region lagi, tapi kelak mungkin topiknya berbeda, bisa saja topiknya kelak mungkin kota bersih, alias mungkin pengelolaan jasa publik, dan lain-lain," jelasnya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita