Kemenag Alokaskan Rp43 Miliar untuk Guru Pesantren dan Santri Korban Banjir Aceh

Sedang Trending 57 menit yang lalu

Kemenag Alokaskan Rp43 Miliar untuk Guru Pesantren dan Santri Korban Banjir Aceh

Penyerahan support untuk pembimbing dan santri terdampak musibah di Aceh oleh Wamenag Romo Muhammad Syafii didampingi oleh Staf Ahli Menteri Agama Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia, Faisal Ali Hasyim . (Foto: Dok. Kemenag)

JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) mengalokasikan support senilai lebih dari Rp43 miliar bagi ribuan pembimbing pesantren dan santri di Aceh nan terdampak musibah banjir akhir tahun lalu. Bantuan tersebut dijadwalkan mulai disalurkan secara berjenjang pada pekan ketiga November 2026.

Bantuan itu terdiri atas Rp12,96 miliar untuk 4.321 pembimbing pesantren dan Rp31,92 miliar untuk 17.738 santri. Masing-masing pembimbing bakal menerima Rp3 juta, sedangkan setiap santri mendapatkan Rp1,8 juta.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Aceh, Azhari, mengatakan support tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i dalam aktivitas pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kanwil Kemenag Aceh.

"Bantuan nan nyaris Rp13 miliar ini disalurkan bagi 4.321 penerima, alias setara Rp3.000.000 per pembimbing pesantren terdampak musibah banjir akhir tahun lalu," kata Azhari, Jumat (6/11/2026).

"Sedangkan support untuk santri terdampak banjir akhir tahun lalu, sejumlah Rp31.928.400.000. Bantuan nan nyaris Rp32 miliar ini disalurkan bagi 17.738 santri alias setara Rp1.800.000 per santri," tambahnya.

Bantuan tersebut diterima Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Aceh, Muntasyir, berbareng Ketua Tim Lembaga Pendidikan Al-Qur'an (LPQ) Bidang PD Pontren, Muzakkir.

Muntasyir menjelaskan, saat ini panitia tengah membikin rekening untuk masing-masing penerima. Dana support bakal ditransfer langsung setelah proses pembuatan rekening selesai.

Selain menyalurkan support langsung, Kemenag juga terus melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi akomodasi nan rusak akibat banjir di Aceh.

Azhari melaporkan, rehabilitasi instansi Kemenag di Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Kota Langsa tetap berlangsung. Sementara itu, pekerjaan rehabilitasi dan pengadaan peralatan Kantor Urusan Agama (KUA) telah mencapai progres bentuk 85 persen.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑