Kejuaraan Dunia BWF 2026: Debut Raymond/Joaquin belum Sesuai Harapan

Sedang Trending 48 menit yang lalu
Debut Raymond/Joaquin belum Sesuai Harapan Debut Raymond/Joaquin di Kejuaraan Dunia BWF 2026 Berakhir di Babak 32 Besar(Dok. PBSI )

PASANGAN ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, kudu menelan pil pahit dalam debut mereka di Kejuaraan Dunia BWF 2026. Langkah mereka terhenti di babak 32 besar setelah kandas mengatasi perlawanan wakil Malaysia, Junaidi Arif/Yap Roy King.

Bertanding di New Delhi, India, pada Rabu (19/8) malam WIB, Raymond/Joaquin nan datang sebagai unggulan ke-12 menyerah dua gim langsung dengan skor 16-21 dan 19-21. Hasil ini membikin mereka kudu angkat koper lebih awal dari turnamen bergengsi tersebut.

Kehilangan Momentum di Gim Pertama

Kekalahan ini terasa menyesakkan bagi pasangan Indonesia. Pada gim pertama, Raymond/Joaquin sebenarnya sempat memegang kendali permainan dan unggul 16-13. Namun, situasi berbalik drastis dalam waktu singkat.

Junaidi/Yap sukses bangkit dan mencetak delapan nomor beruntun tanpa balas. Tekanan nan diberikan pasangan Malaysia membikin Raymond/Joaquin kehilangan kendali permainan hingga akhirnya menyerah 16-21 di gim pembuka.

Persoalan serupa kembali muncul pada gim kedua. Meski Raymond/Joaquin terus berupaya memberikan perlawanan sengit dan mengejar ketertinggalan, Junaidi/Yap tampil lebih tenang di poin-poin kritis. Pasangan Malaysia tersebut sukses menjaga kelebihan hingga menutup laga dengan kemenangan 21-19.

Evaluasi dan Penurunan Performa

Usai pertandingan, Raymond Indra mengungkapkan kekecewaannya. Ia mengakui bahwa performa mereka di lapangan belum mencapai level terbaik, meskipun persiapan nan dilakukan di Jakarta sudah maksimal.

"Puji Tuhan tidak ada cedera apa pun, tetapi memang belum dikasih kemenangan. Pastinya kami tidak puas dengan hasil ini. Kami merasa belum menemukan lagi performa terbaik," ujar Raymond.

Senada dengan rekannya, Nikolaus Joaquin menyoroti masalah hilangnya momentum saat sudah dalam posisi unggul. Menurutnya, ini adalah hambatan berulang nan belum ditemukan solusinya.

"Tadi kami sudah unggul 16-13 di gim pertama, tetapi mereka langsung mendapat delapan poin beruntun. Kami sering kali seperti ini dan belum menemukan formula untuk memperbaikinya," kata Joaquin.

Joaquin juga tidak menampik bahwa performa mereka sedang mengalami tren menurun dalam beberapa turnamen terakhir. Kendati demikian, dia menegaskan komitmennya untuk segera bangkit dan memperbaiki permainan secara bertahap.

"Di beberapa turnamen terakhir hasilnya memang kurang baik, apalagi menurun drastis. Tetapi kami mau pelan-pelan naik lagi," pungkasnya. (Dhk/I-1)

Hasil Pertandingan Babak 32 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026:
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (Indonesia) vs Junaidi Arif/Yap Roy King (Malaysia)
Skor: 16-21, 19-21

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia