Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, RI-China Gaspol Investasi dan Teknologi

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Rohman Wibowo , Jurnalis-Senin, 21 September 2026 |15:05 WIB

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, RI-China Gaspol Investasi dan Teknologi

Pemerintah mendukung penguatan kemitraan strategis antara pelaku upaya Indonesia dan China guna memacu realisasi investasi. (Foto: Okezone.com/IMG)

JAKARTA - Pemerintah mendukung penguatan kemitraan strategis antara pelaku upaya Indonesia dan China guna memacu realisasi investasi serta mendorong laju pertumbuhan ekonomi nasional mencapai sasaran 8 persen.

Dukungan tersebut ditegaskan dalam penjajakan kerja sama sektor teknologi digital dan sistem keamanan perkotaan nan diinisiasi oleh komponen masyarakat berbareng asosiasi industri Negeri Tirai Bambu.

Pemerintah memandang ekspansi permodalan dari luar negeri sebagai instrumen vital untuk memperluas kapabilitas ekonomi domestik di tengah rekam jejak kemitraan bilateral nan kokoh selama lebih dari satu dekade.

"Salah satu sumber investasi terbesar datang dari Tiongkok nan sudah 13 tahun berturut-turut menjadi penanam modal utama di Indonesia. Untuk mencapai sasaran pertumbuhan ekonomi 8 persen dari Bapak Presiden, tentu diperlukan investasi nan lebih banyak lagi dari dalam maupun luar negeri," ujar Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI M. Qodari dalam forum Indonesia–China Digital City & Security Technology Application Forum di Gedung RRI, Jakarta, Senin (21/9/2026).

Adapun forum tersebut mempertemukan unsur birokrasi, akademisi, praktisi, serta ketua industri kedua negara untuk mematangkan integrasi prasarana kota pandai dan teknologi keamanan modern.

Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) nan menjembatani forum ini menekankan bahwa inisiatif pembangunan area perkotaan berbasis digital memerlukan arsitektur perlindungan publik nan adaptif agar kemajuan teknologi bisa menopang ketahanan sosial masyarakat secara berkesinambungan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑