
Kasus Korupsi (foto: Okezone)
JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) melimpahkan 11 tersangka beserta peralatan bukti kasus dugaan korupsi ekspor crude palm oil (CPO), nan disamarkan dengan modus Palm Oil Mill Effluent (POME) ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).
"Tim Penyidik pada Jampidsus melaksanakan penyerahan tersangka dan peralatan bukti kepada Tim Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Jakarta Timur," ujar Pelaksana Harian (Plh) Kapuspenkum Kejagung RI, Mochamad Jeffry, Selasa (9/6/2026).
Jeffry menyampaikan, interogator telah memeriksa 242 saksi dan lima mahir dalam perkara tersebut. Selain itu, interogator juga mengumpulkan sejumlah peralatan bukti guna memperkuat pembuktian di persidangan.
"Pelaksanaan Tahap II tersebut dilaksanakan setelah Tim Penyidik melakukan pengumpulan perangkat bukti berupa pemeriksaan saksi sebanyak 242 orang dan pemeriksaan mahir sebanyak lima orang," katanya.
Sebelas tersangka dalam perkara ini yakni:
1. Lila Harsyah Bakhtiar selaku Kasubdit Industri Hasil Perkebunan Non Pangan dan Fungsional Analis Kebijakan serta Pembina Industri Ahli Madya pada Direktorat Industri Hasil Hutan Kementerian Perindustrian;
2. Fadjar Donny Tjahjadi selaku Direktur Teknis Kepabeanan pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC);
3. Muhammad Zulfikar selaku Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPBC Pekanbaru;
4. ES selaku Direktur PT SMP, PT SMA, dan PT SMS;
5. ERW selaku Direktur PT BMM;
6. FLX selaku Direktur Utama PT AP dan Head Commerce PT AP;
7. RND selaku Direktur PT TAJ;
8. TNY selaku Direktur PT TEO dan pemegang saham PT Green Product International;
9. VNR selaku Direktur PT Surya Inti Primakarya;
10. RBN selaku Direktur PT CKK;
11. YSR selaku Direktur Utama PT MAS dan Komisaris PT SBP.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·