Kejagung mengungkapkan dugaan korupsi dalam pengadaan motor listrik bagi SPPG atau dapur MBG di Badan Gizi Nasional (BGN). Kejagung menyebut BGN bayar lunas vendor, padahal motor listriknya belum dirakit.
Hal itu diungkap Dirdik Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, dalam konvensi pers di Kejagung, Jakarta, Jumat (12/6/2026). Syarief awalnya mengumumkan Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (PT YAT), Andri Mulyono, sebagai tersangka lantaran diduga melakukan kongkalikong untuk mendapat proyek motor listrik.
Syarief menyebut PT YAT tak memenuhi syarat sebagai vendor motor listrik lantaran belum mempunyai dealer dan bengkel nan beraksi aktif. Andri pun diduga bekerja sama dengan perusahaan lain untuk memenuhi syarat pengadaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andri juga diduga mendekati pihak BGN untuk mengatur proses pengadaan, termasuk markup harga. Kejagung menyebut nilai motor tersebut tidak wajar. Namun, Kejagung belum mengungkap berapa markup nilai nan dilakukan untuk setiap unit.
"AM melakukan penggelembungan nilai alias markup untuk setiap unit motor listrik," ujarnya.
Selain melakukan markup, Andri juga diduga melawan norma menerima pembayaran 100% dari BGN untuk pengadaan motor listrik itu. Padahal motor listrik itu belum selesai dirakit dan spesifikasinya tak sesuai standar.
"Bahwa Saudara AM secara melawan norma telah mendapatkan penghasilan penuh 100% atas pengadaan sepeda motor listrik sesuai dalam buletin aktivitas serah terima nan telah dimanipulasi, seolah-olah perakitan sepeda motor telah selesai dan sesuai spesifikasi. Padahal nilai dan spesifikasi motor listrik tersebut tidak sesuai dengan standar peralatan dan kebutuhan BGN," ujarnya.
Kejagung sebelumnya menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Mereka ialah:
1. Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana
2. Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya
3. Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung
4. Asep Yusuf Somantri (AYS) selaku orang dekat Sony.
Kejagung menduga ada penyimpangan dalam tata kelola program MBG, antara lain dugaan hubungan para tersangka dengan yayasan pengelola SPPG hingga dugaan markup pengadaan motor listrik, sepatu, tablet, serta televisi.
Sony kemudian mengusulkan permohonan justice collaborator (JC). Sony menyebut 26 nama dalam BAP.
(ond/rfs)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·