Ditambahkan Kabasarnas Marsekal Madya Muhammad Syafii, selain lokomotif nan sudah terlepas, korban juga dipastikan sudah tidak ada lagi di lokasi. Namun di lokasi, proses pembersihan tetap terus dilakukan.
"Saya sampaikan bahwa saya pastikan sudah tidak ada korban nan kita temukan. 100% nan kita pemindahan perempuan. Namun dalam proses pembersihan buntang kereta, umpama saja diketemukan sekecil apa pun body part dari tubuh, tentunya kita bakal melakukan tindakan sesuai dengan prosedur dan itu memang kudu kita lakukan," katanya.
Dirut KAI menambahkan, sampai saat ini pos tanggap darurat tetap terus dibuka di Stasiun Bekasi. Begitu juga call center 121.
"Dan kami bakal extend pos tanggap darurat ini selama dua minggu ke depan, 14 hari, dan itu bakal ada diStasiun Gambir dan di Stasiun Bekasi Timur ini. Mungkin singkatnya begitu nan bisa kami sampaikan, mungkin selanjutnya secara teknis pemindahan Pak KepalaBasarnas," ujar Bobby.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·