Kepala BP BUMN pastikan penanganan korban kecelakaan KA jadi prioritas..
, JAKARTA, – Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria memastikan bahwa penanganan korban kecelakaan kereta api di Bekasi Timur pada Senin malam (27/4) menjadi prioritas utama. Ia menekankan pentingnya penanganan sigap dan terbaik untuk para korban.
"Fokus utama kami saat ini bukan hanya pemulihan operasional jalur, tetapi memastikan setiap perseorangan nan terdampak mendapatkan penanganan nan paling sigap dan terbaik," ujar Dony dalam keterangan resminya nan diterima di Jakarta, Selasa awal hari.
Pernyataan ini disampaikan saat Dony meninjau langsung letak kecelakaan berbareng Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan utusan unik Presiden Raffi Ahmad. Kunjungan dilakukan pada pukul 00.00 WIB untuk menyampaikan rasa duka dan memantau proses evakuasi.
"Atas nama pribadi maupun pemerintah, BP BUMN serta Danantara, kami mengucapkan duka nan mendalam dan permohonan maaf nan setulus-tulusnya atas musibah nan terjadi," ujar Dony. Ia menegaskan bahwa petunjuk presiden sangat jelas, ialah keselamatan masyarakat adalah norma tertinggi. Saat ini, semua daya dikerahkan untuk memastikan jasa medis bagi para korban melangkah sigap dan tepat.
Dalam peninjauan, Dony dan Sufmi Dasco Ahmad berbincang dengan petugas di lapangan untuk memastikan proses pemindahan melangkah lancar. Dony juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan nan terjadi.
"Sekali lagi kami memohon maaf atas ketidaknyamanan dan musibah ini. Keselamatan dan kepercayaan masyarakat adalah prioritas absolut nan tidak bisa ditawar," tambah Dony.
Bagi family nan memerlukan info lebih lanjut mengenai kondisi personil keluarga, PT KAI telah membuka jasa info resmi melalui WhatsApp: 0811-2223-3121; serta Call Center: 121.
Detail Kecelakaan
Berdasarkan info di tempat kejadian, KRL Commuter Line nan berakhir di jalur 1 menuju ke arah timur (Cikarang) ditabrak oleh kereta jarak jauh dari arah barat nan memasuki jalur nan sama. PT KAI menyatakan bahwa seluruh upaya difokuskan pada proses pemindahan penumpang dan awak sarana, serta penanganan korban di letak kejadian dengan prioritas utama keselamatan.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·