Kebakaran Pabrik Sandal di Cipondoh Tangerang belum Juga Padam hingga Senin Sore

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Kebakaran Pabrik Sandal di Cipondoh Tangerang belum Juga Padam hingga Senin Sore Dalam operasi pemadaman ini, BPBD Kota Tangerang mengerahkan sedikitnya 95 personel nan didukung oleh 29 unit mobil pemadam kebakaran. Petugas tetap bersiaga di letak untuk memastikan api betul-betul padam total.(Dok. Istimewa)

KEBAKARAN hebat nan melanda pabrik sandal milik PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) di Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, belum sukses dipadamkan sepenuhnya hingga Senin (22/6) petang. Api diketahui mulai berkobar sejak Minggu (21/6) sekitar pukul 22.45 WIB.

Berdasarkan pantauan di lokasi, asap hitam pekat tetap membumbung tinggi dan menyelimuti pemukiman penduduk di sekitar pabrik. Petugas pemadam kebakaran berbareng masyarakat setempat terus berjibaku menjinakkan api dengan beragam peralatan, mulai dari selang pemadam hingga upaya manual menggunakan ember.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar, mengungkapkan bahwa banyaknya material bahan baku padat sejenis karet menjadi hambatan utama dalam proses pemadaman. Titik api tersulit berada di bagian belakang pabrik nan berbatasan langsung dengan area pemukiman.

"Selain karet, di dalam pabrik juga terdapat jenis cairan kimia penunjang produksi nan memicu api susah dikendalikan," ujar Mahdiar saat memberikan keterangan di letak kejadian.

Upaya Pendinginan Intensif

Guna mencegah api merembet ke rumah warga, petugas melakukan penyemprotan intensif dan pendinginan di titik-titik rawan. Langkah ini diambil mengingat banyaknya tumpukan material mudah terbakar nan berpotensi memicu api menyala kembali.

"Kami terus melakukan pendinginan untuk memastikan tidak terjadi perambatan api, khususnya di area perbatasan dengan pemukiman warga," tegas Mahdiar.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran maupun total kerugian materiil belum dapat dipastikan. Pihak berkuasa tetap konsentrasi pada penanganan api sebelum melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Imbauan Keselamatan: BPBD mengimbau masyarakat untuk tidak mendekat ke letak kebakaran demi menjaga keselamatan pribadi dan mempermudah akses mobilitas petugas pemadam di lapangan.

Penanganan Dampak bagi Warga

Sebagai langkah antisipasi akibat kesehatan akibat asap tebal, petugas dari Kelurahan Tanah Tinggi berbareng TNI dan Kepolisian telah membagikan masker kepada penduduk sekitar. Selain itu, sejumlah posko pengungsian telah didirikan di letak nan kondusif tidak jauh dari pemukiman terdampak.

Dalam operasi pemadaman ini, BPBD Kota Tangerang mengerahkan sedikitnya 95 personel nan didukung oleh 29 unit mobil pemadam kebakaran. Petugas tetap bersiaga di letak untuk memastikan api betul-betul padam total. (SM/I-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia