PSSI & I.League selaku operator liga sepak bola wanita Indonesia, Indonesia Women's League (IWL), memutuskan mengatur sebaran pemain bercap Timnas Wanita Indonesia saat liga sepak bola wanita kembali, Oktober 2026 nanti.
Pengaturan sebaran pemain tersebut dilakukan agar kejuaraan nan kembali setelah tujuh tahun vakum tersebut melangkah kompetitif dan tidak timpang.
Hal tersebut disampaikan Vivin Cahyani, personil Komite Eksekutif (Exco) PSSI, dalam konvensi pers Srikandi Merdeka Cup di Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (29/7).
"Karena terus terang pemain senior ini talent pool-nya juga terbatas kan, enggak banyak. Dan kudu dibagi. Kita juga enggak pengin liga ini seperti liga-liga negara tetangga nan menangnya bisa 20-0, ada nan sampai 31-5," kata personil Exco PSSI nan membidangi pengembangan sepak bola wanita itu.
"Jadi kan enggak imbang, enggak menarik. Makanya kita tentukan, kelak kita seeding marquee player-nya," ujar Vivin.
Dengan langkah tersebut, Vivi menjamin enam tim nan berkompetensi di IWL Oktober kelak bakal mendapatkan pemain nan kualitasnya seimbang.
Boleh Pakai Pemain Asing
Tak hanya soal pembagian pemain bercap Timnas, Vivin juga mengungkapkan penggunaan pemain asing di IWL. Ia bilang, setiap tim boleh menggunakan dua pemain asing.
"Nah, itu silakan saja pemain asingnya mau cari di mana, dari Liga Eropa, dari Liga Amerika, nan pemain top-top-nya itu. Kita juga terbuka untuk memberikan kesempatan kepada para klub untuk bersaing secara sehat," tambah Vivin.
Menurutnya, pemain-pemain asing nan di atas kertas punya kualitas lebih itu bakal menjadi daya tarik sendiri buat IWL.
"Satu buat liganya, nan kedua juga bisa mengangkat performa dari tim nan bermain bersama," kata Vivin.
Untuk seri pertama ini, ada enam tim nan bakal berkompetisi di IWL. Mereka adalah Persija Jakarta, Persita Tangerang, Persikad Depok, Garudayaksa, Dewa United, dan Bekasi FC.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·