Kebakaran Hutan Pinus di Lembang Diduga akibat Kelalaian Manusia, Dua Hektare Terdampak

Sedang Trending 6 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Pinus di Lembang Diduga akibat Kelalaian Manusia, Dua Hektare Terdampak Petugas melakukan pendinginan di letak kebakaran rimba pinus Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang.(MI/Depi Gunawan)

KEBAKARAN rimba pinus di Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, diduga dipicu kelalaian manusia alias unsur kesengajaan. 

Pasalnya, petugas menemukan sisa pembakaran nan diduga ditinggalkan hingga bara api memicu kebakaran dan merembet ke area hutan.

Asisten Perhutani (Asper) Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lembang, Cucu Supriatna mengatakan, kebakaran tersebut diduga bukan disebabkan aspek alam, melainkan aktivitas manusia nan meninggalkan bara api.

"Diduga ada unsur kesengajaan, orang nan bandel meninggalkan jejak pembakaran. Kalau alam mah enggak mungkin. Enggak tahu usil alias apa," kata Cucu, Selasa (20/10).

Akibat kebakaran tersebut, sekitar dua hektare lahan rimba pinus terdampak. Sejumlah pohon, baik tegakan muda maupun tua, terancam meninggal akibat ranting dan daunnya terbakar.

Menurut Cucu, pohon pinus nan mengalami kebakaran cukup rentan mengalami kematian. Namun, akibat kerusakan terhadap pohon-pohon tersebut baru dapat dipastikan dalam beberapa bulan ke depan.

"Ada nan sudah tegakan tua, ada tegakan muda. Sebagian juga tetap tanaman kecil. Kalau pinus rentan, jika sudah terbakar ranting sama daunnya biasanya mati. Kejelasan matinya biasanya beberapa bulan ke depan baru terlihat," ujarnya.

Untuk mencegah kebakaran rimba dan lahan (karhutla) terulang, Perhutani meningkatkan patroli dan pengawasan dengan melibatkan polisi rimba (Polhut), petani nan tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

"Perhutani juga memasang papan peringatan dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terutama penduduk nan menggarap lahan di area hutan. Upaya tersebut bakal ditingkatkan menjelang musim kemarau," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran rimba terjadi pada Sabtu (17/10) sekitar pukul 12.30 WIB di petak 60 O, area rimba nan berada di bawah pengelolaan RPH Cisarua, BKPH Lembang, KPH Bandung Utara.

Berdasarkan laporan petugas, kebakaran diduga dipicu bara api dari kebakaran sebelumnya nan terjadi pada Jumat (16/10) di petak 45C, wilayah RPH Lembang.

Bara api nan tertiup angin kencang, ditambah kondisi cuaca nan panas, diduga menyebabkan api kembali menyala dan merembet ke area rimba di petak 60 O. Total dua hektare lahan berisi pohon pinus terbakar dalam peristiwa tersebut. (DG)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑