ilustrasi jalan kaki.(Magnific)
BAGI penderita diabetes sangat krusial untuk menjaga kadar gula darah di dalam tubuh, tidak hanya dari pola makan saja tetapi dari aktivitas bentuk seperti jalan kaki dapat membantu mengurangi kadar gula darah dalam tubuh.
Berjalan kaki membikin tubuh mengendalikan gula darah
Menurut Mayo Clinic aktivitas ringan seperti melangkah kaki selama 10 menit setelah makan malam sangat membantu mengendalikan kadar gula darah, saat tubuh bergerak, otot menggunakan glukosa sebagai sumber daya sehingga kadar gula dalam darah dapat menurun.
Selain itu, aktivitas bentuk juga membikin tubuh menjadi lebih sensitif terhadap insulin sehingga insulin dapat bekerja lebih efektif dalam mengatur kadar gula darah. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebut aktivitas bentuk bisa membantu menjaga berat badan, memperbaiki tekanan darah, meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), serta menurunkan akibat penyakit jantung nan menjadi salah satu komplikasi paling sering dialami penyandang diabetes.
Selain itu aktivitas seperti bertani dan juga mengerjakan pekerjaan rumah dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap terkendali andaikan dilakukan secara rutin.
Bagi orang dewasa, termasuk penyandang diabetes, disarankan melakukan sedikitnya 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang setiap minggu, seperti jalan cepat, bersepeda, alias berenang.
Beraktivitas sederhana dan pola makan nan baik
Meski sudah melakukan aktivitas bentuk ringan tubuh juga kudu perlu mengonsumsi banyak air alias cairan lainnya saat berolahraga, lantaran dehidrasi dapat mempengaruhi kadar gula darah.
Selain itu mengkonsumsi cemilan juga diperlukan sebagai antisipasi jika kadar gula darah terlalu rendah. Camilan nan kudu dikonsumsi sebelum berolahraga sebaiknya mengandung sekitar 15 hingga 30 gram karbohidrat. Atau bisa mengonsumsi 10 hingga 20 gram produk glukosa, perihal Ini dapat membantu mencegah kadar gula darah rendah.
Konsistensi
Sebelum melakukan olahraga lebih baik tetap dibicarakan dengan ahli kesehatan tentang rencana olahraga. Secara umum, sebagian besar orang dewasa kudu melakukan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik sedang per minggu.
Itu termasuk aktivitas nan memompa jantung, seperti melangkah kaki, bersepeda, dan berenang. Usahakan untuk melakukan aktivitas aerobik sedang sekitar 30 menit sehari pada sebagian besar hari dalam seminggu.
Sebagian besar orang dewasa juga kudu melakukan latihan penguatan otot 2 hingga 3 kali seminggu. Kemudian buat agenda olahraga tetap melakukan konsultasi kesehatan tentang waktu terbaik dalam sehari untuk berolahraga. Dengan begitu, rutinitas olahraga dapat selaras dengan agenda makan dan pengobatan.
Meski demikian, melangkah kaki bukanlah pengganti obat alias terapi diabetes. Aktivitas ini merupakan bagian dari pola hidup sehat nan mencakup pengaturan pola makan, kepatuhan terhadap pengobatan, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala dengan dilakukan secara konsisten. (Sumber: Mayo Clinic, Centers for Disease Control and Prevention/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·