Jakarta -
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno berkomentar soal penanganan kasus viral pengemudi ojek online (ojol) nan motornya diangkut petugas dinas perhubungan (dishub) saat mengambil pesanan makanan. Rano menegaskan pihaknya bergerak sigap merespons setiap keluhan penduduk nan ramai diperbincangkan publik.
Rano mengatakan jejeran Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur (Jaktim) telah mendatangi langsung kediaman pengemudi ojol tersebut sebagai corak respons atas polemik nan terjadi.
"Suku Dinas Perhubungan sudah mendatangi kediamannya. Artinya, kami bergerak cepat," kata Rano di Jakarta Pusat, Sabtu (20/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan pemerintah juga memperhatikan beragam info nan berkembang di media sosial (medsos), termasuk kasus nan menjadi perhatian masyarakat. Menurutnya, medsos sekarang menjadi salah satu kanal nan membantu pemerintah mengetahui persoalan nan dihadapi warga.
"Kami semua juga memantau info perkembangan melalui Instagram. Hal itu menjadi salah satu referensi kami," ujarnya.
Rano menegaskan Pemprov DKI berupaya memberikan respons sigap terhadap persoalan nan muncul di masyarakat. Namun, dia mengingatkan bahwa proses penyelesaian suatu masalah tidak selalu bisa dilakukan secara instan.
"Kami sangat merespons dengan sigap andaikan ada perihal nan bisa segera kami lakukan. Namun, meskipun respons kami cepat, proses perbaikan tentu memerlukan waktu. Itu adalah realitas nan tidak bisa dipungkiri," tuturnya.
Viral Motor Ojol Ditindak
Sebelumnya, dilihat dari video beredar seperti dilihat detikcom, Jumat (19/6), tampak petugas Dinas Perhubungan mengangkut beberapa kendaraan di lokasi, termasuk milik ojol itu. Dinarasikan ojol itu sedang mengambil pesanan makanan.
Ojol itu terlihat memohon-mohon meminta keringanan agar kendaraannya tidak diangkut lantaran digunakan sebagai sarana utama untuk bekerja. Pengemudi ojol itu apalagi sampai memanjat mobil Dishub.
Namun, penertiban tetap dilakukan oleh petugas lantaran kendaraan tersebut dinilai parkir di letak nan melanggar patokan serta berpotensi mengganggu arus lampau lintas.
Sementara itu, Sudinhub Jakarta Timur menyampaikan permintaan maaf mengenai penertiban kendaraan milik seorang pengemudi ojek online (ojol) nan sempat viral di media sosial (medsos). Jajaran Sudinhub Jakarta Timur mendatangi langsung rumah pengemudi tersebut.
Kepala Sudinhub Jakarta Timur Harlem Simanjuntak mengatakan pihaknya menemui pengemudi ojol berjulukan Sulis Agung Wibowo pada Sabtu (20/6). Pertemuan dilakukan untuk menjelaskan kronologi kejadian sekaligus meluruskan info nan berkembang di masyarakat.
(bel/jbr)
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·