Kasus Penipuan Rekrutmen PNS Palsu di Lingkungan Kabupaten Gresik

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN). Foto: Shutter Stock

Kasus dugaan penipuan rekrutmen Pegawai Negeri Sipil (PNS) mencuat di Kabupaten Gresik setelah seorang wanita nekat datang ke instansi Pemkab dengan mengenakan seragam komplit dan membawa surat keputusan (SK) pengangkatan. Aksi tersebut sempat mengecoh pegawai setempat, sebelum akhirnya terungkap bahwa arsip nan dibawa adalah palsu.

Peristiwa ini membuka indikasi praktik penipuan nan lebih luas. Dari pengakuan wanita tersebut, terdapat belasan orang lain nan diduga menjadi korban dengan modus serupa, ialah dijanjikan menjadi PNS melalui SK pengangkatan. Saat ini, pihak Pemkab Gresik tetap mendalami kasus tersebut setelah menerima sejumlah laporan dari korban.

Wanita Datang ke Kantor Pemkab Gresik Pakai Seragam PNS-Bawa SK, Ternyata Palsu

Seorang wanita berinisial SE asal Menganti, Gresik, datang ke Kantor Pemkab Gresik. Dia sudah mengenakan seragam dan membawa SK tugas sebagai pegawai humas.

"Awalnya saya kira ada PNS nan dimutasi dari tempat lain ke Bagian Prokopim. Mbaknya ini bilang ditugaskan di Bagian Humas. Padahal Bagian Humas sudah tidak ada," ujar Kabag Prokopim Setda Gresik Imam Basuki, saat dikonfirmasi, Kamis (9/4).

SE apalagi sempat bersalam-salaman dengan pegawai di sana. Namun rupanya diketahui SK nan dibawa palsu.

"Bawa SK pengangkatan PNS tahun 2024 dilegalisir. Di SK tertera nama pejabat Pemkab Gresik. Setelah kami cek rupanya nama sama tapi tanda tangannya tak sama," ucap Imam.

Dari pengakuan SE, ada sekitar 12 hingga 15 orang lainnya nan diduga dijanjikan perihal nan sama dan dijadwalkan mulai bekerja di letak berbeda pada hari nan sama. SE rupanya korban penipuan rekruitmen PNS dengan modus SK palsu.

"Iya, ini tetap ditelusuri sama tim kita," ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo, Kamis (9/4)

Pemkab Gresik Dalami Dugaan Penipuan Penerimaan PNS Pakai SK Palsu

SK nan dibawa SE diduga tiruan saat dicek oleh ASN Pemkab Gresik. Dugaan penipuan ini dibenarkan Imam.

"Itu nan enggak sempat saya tanyakan. Soalnya langsung saya minta nan berkepentingan didampingi staf Prokopim untuk konfirmasi/klarifikasi ke BKPSDM," ucapnya.

Dari pengakuan SE, ada sekitar 12 hingga 15 orang lainnya nan diduga dijanjikan perihal nan sama dan dijadwalkan mulai bekerja di letak berbeda pada hari nan sama.

"Korban bilang, temannya banyak nan seperti dirinya, ada puluhan orang antara 12-15 orang, sama-sama dapat penugasan jadi PNS di Gresik pada hari sama di tempat berbeda. Coba ditanyakan langsung ke BKPSDM," katanya.

Sementara itu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik tetap mendalami dugaan penipuan penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Gresik tersebut. Kepala BKPSDM Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo mengatakan, sejauh ini pihaknya menerima 9 laporan mengenai dugaan penipuan penerimaan PNS dengan modus SK palsu.

"Yang kemarin penjelasan mengenai SK hanya 9 orang," ujarnya.

"Iya, ini tetap ditelusuri sama tim kita," lanjut Agung.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan