Kasus Pembunuhan Celeste Rivas Masuk Persidangan, D4vd Terancam Penjara Seumur Hidup

Sedang Trending 18 jam yang lalu
Kasus Pembunuhan Celeste Rivas Masuk Persidangan, D4vd Terancam Penjara Seumur Hidup Celeste Rivas(Instagram)

KASUS pembunuhan Celeste Rivas Hernandez, remaja berumur 14 tahun asal Lake Elsinore, California, nan menyeret penyanyi D4vd bakal bersambung ke tahap persidangan. Keputusan itu diambil hakim, Senin (27/7), setelah menilai jaksa telah menghadirkan cukup bukti dalam sidang pembukaan selama lima hari.

Pengacara family Rivas, Patrick Steinfeld, mengatakan family merasa lega setelah proses tersebut selesai. Mereka juga menyampaikan apresiasi kepada jaksa dan interogator Los Angeles Police Department (LAPD).

“Keluarga merasa lega lantaran proses ini telah selesai,” kata Steinfeld kepada wartawan di luar Clara Shortridge Foltz Criminal Justice Center. “Mereka bakal beristirahat dan menghargai kerja keras nan telah dilakukan instansi kejaksaan, serta penyelidikan oleh para interogator LAPD.”

Steinfeld menambahkan family berterima kasih kepada media nan terus mengikuti kasus tersebut dan menjaga nama Celeste tetap menjadi perhatian publik. Ia menegaskan family memilih menjaga privasi dan tidak tampil di hadapan media.

D4vd, nan mempunyai nama original David Anthony Burke, didakwa membunuh Rivas pada 23 April 2025. Jaksa menuduh Burke menikam korban hingga tewas setelah Rivas menakut-nakuti bakal mengungkap hubungan seksual terlarangan mereka nan dinilai dapat menghancurkan pekerjaan musiknya. Album debut Burke dirilis dua hari setelah peristiwa tersebut.

Dalam sidang pendahuluan, jaksa menyatakan Burke kemudian memutilasi dan membuang bagian tubuh korban dengan menggunakan sejumlah peralatan nan dibeli secara daring. Kesaksian dalam persidangan juga mengungkap adanya darah di kandang mobil Burke nan diduga sesuai dengan profil DNA Rivas.

Jenazah Rivas nan telah mengalami pembusukan parah ditemukan di bagasi depan mobil Tesla milik Burke pada 8 September 2025, tiga hari setelah kendaraan itu disita di dekat rumahnya di Hollywood Hills. Burke, 21, kemudian ditangkap pada April 2026.

Jaksa juga menuduh Burke dan Rivas mulai berkomunikasi pada Agustus 2022, ketika korban berumur 11 tahun. Hubungan seksual disebut dimulai pada November 2023, saat Rivas berumur 13 tahun dan Burke berumur 18 tahun.

Burke didakwa atas pembunuhan tingkat pertama dengan sejumlah keadaan khusus, termasuk menunggu korban sebelum melakukan pembunuhan, melakukan kejahatan demi untung finansial, serta membunuh saksi dalam sebuah penyelidikan. Ia juga menghadapi tuduhan tindakan seksual terhadap anak di bawah 14 tahun dan mutilasi jenazah.

Jaksa Wilayah Los Angeles County Nathan J. Hochman mengatakan pihaknya tetap menentukan apakah bakal menuntut balasan mati. Jika dinyatakan bersalah sesuai dakwaan, Burke juga dapat menghadapi balasan penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat.

“Ini adalah mimpi jelek terburuk bagi orangtua, mendengar perincian mengerikan tentang gimana anak mereka dibunuh, dimutilasi, dan ditinggalkan seperti sampah,” kata Hochman.

Burke telah menyatakan tidak bersalah atas seluruh dakwaan dan tetap ditahan tanpa jaminan. Sidang pembacaan dakwaan dijadwalkan pada 31 Agustus, sedangkan persidangan diperkirakan dimulai dalam 60 hari setelah tanggal tersebut. (People/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia