Kasus Kematian Bambang Masih Diselidiki, Yusril Imbau Warga Tak Terprovokasi

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menyatakan pihak kepolisian tetap menyelidiki mengenai sejumlah peristiwa nan terjadi pasca tindakan demonstrasi 27 Agustus 2026. Termasuk tewasnya Bambang Setiyawan, pedagang kaca cermin nan jadi korban penganiayaan di Jalan Pejompongan.

Selain Bambang, Yusril juga menyoroti kejadian penganiayaan nan menimpa siswa kelas 12 berjulukan Faturrohman.

"Polda Metro Jaya sekarang sedang melakukan penyelidikan atas tewasnya Bambang dan penganiayaan terhadap Faturrohman," kata Yusril dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (30/8/2026).

"Belum ada konklusi nan dapat diambil mengenai siapa pelaku dan pihak nan bertanggung jawab atas kedua peristiwa tersebut," sambungnya.

Menurut Yusril, penyelidikan tetap dilakukan untuk mengungkap rangkaian peristiwa secara utuh dan jelas.

"Pendalaman sedang dilakukan untuk sampai pada konklusi siapa nan menyuruh, siapa nan menggerakkan, dan siapa nan melakukan penganiayaan. Terhadap mereka nan berasas bukti terbukti bertanggung jawab, tentu bakal diambil langkah penegakan norma nan tegas," jelas dia.

Yusril pun menegaskan sampai saat ini abdi negara penegak norma belum menyimpulkan keterlibatan individu, golongan masyarakat, ataupun organisasi kemasyarakatan tertentu dalam kasus tersebut.

"Aparat penegak norma tidak menuduh siapa pun nan terlibat dalam tindakan penganiayaan, baik perorangan, kelompok, maupun ormas tertentu," tutur Yusril.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh oleh info nan belum jelas kebenarannya dan dapat memicu provokasi.

"Karena itu, saya meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh info nan belum terverifikasi," imbuh dia.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita