
IDAI Imbau Anak-anak Segera Divaksin Dengue. (Foto: Freepik)
JAKARTA – Infeksi virus dengue, alias nan lebih dikenal masyarakat dengan DBD, tetap menjadi tantangan kesehatan masyarakat nan signifikan di Indonesia. Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menunjukkan rata-rata kasus DBD dalam lima tahun terakhir meningkat nyaris tiga kali lipat pada 20 tahun terakhir.
Siklus puncak kasus nan sekarang terjadi lebih sigap dari sekitar 10 tahun menjadi 3 tahun alias kurang. Karena itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengimbau anak-anak segera divaksin dengue.

1. Tidak Lagi Bersifat Musiman
Penyakit DBD dinilai tidak lagi berkarakter musiman. Penyakit ini ada sepanjang tahun dan dapat menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa.
Prof. Dr. dr. Hartono Gunardi, Sp.A, Subsp.T.K.P.S(K), Ketua Satgas Imunisasi Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), menekankan bahwa DBD mempunyai karakter nan unik. Pasalnya, perjalanan penyakitnya tidak selalu dapat diprediksi.
“Seorang anak dengan indikasi awal DBD nan umum, seperti demam tinggi mendadak, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, hingga mual alias muntah, kadang dapat terjadi perburukan nan sigap ialah terjadi perdarahan dahsyat dan syok. Selain itu dapat terjadi komplikasi lain seperti tegang dan penurunan kesadaran,” ungkap dr. Hartono dalam keterangan resminya.
Anak-anak menjadi salah satu golongan nan perlu mendapat perhatian khusus. Sekira 75% kasus DBD terjadi pada golongan usia 5–44 tahun, dengan proporsi kematian terbesar, ialah sekitar 41%, terjadi pada golongan usia 5–14 tahun, nan dapat dipengaruhi oleh daya tahan tubuh nan tetap berkembang serta keterlambatan dalam mengenali gejala.
Karena itu, pencegahan perlu dilakukan secara komprehensif, mulai dari pengendalian lingkungan melalui 3M Plus hingga perlindungan tambahan ialah vaksin dengue sebagai bagian dari pendekatan nan komprehensif.
“Dalam praktiknya, tenaga kesehatan dapat membantu masyarakat memahami beragam opsi pencegahan nan tersedia, termasuk imunisasi. Sejalan dengan persetujuan BPOM terbaru, imunisasi dengue direkomendasikan bagi anak-anak usia 4 hingga 18 tahun,” jelasnya.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·