Cristiano Ronaldo(PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP))
KARIER internasional Cristiano Ronaldo tampaknya telah menemui ujung jalan. Isyarat tersebut diungkapkan langsung oleh kakak perempuannya, Elma Aveiro.
Saat menghadiri sebuah aktivitas peluncuran kitab pada Rabu (14/10), Elma ditanya mengenai kesempatan pemain berumur 41 tahun itu untuk kembali memperkuat skuad tim nasional Portugal.
"Kemungkinannya lebih besar tidak daripada ya," ungkap Elma. "Saya rasa kedua belah pihak (Ronaldo dan pembimbing kepala Jorge Jesus0 sama-sama terluka. Ini adalah situasi nan mereka hadapi secara langsung, dan saya berbincang atas nama kerabat saya."
"Menurut saya, situasi ini sudah menemui jalan buntu. Kita lihat saja kelak gimana kelanjutannya. Entahlah, situasinya sangat rumit."
"Ketika seseorang dikhianati, sangat susah untuk mengembalikan segalanya seperti sedia kala," tambahnya.
Elma juga melontarkan kekecewaannya terhadap manajemen sepak bola Portugal nan dinilainya kurang menghargai dedikasi dan rekam jejak panjang sang kakak bagi Selecao das Quinas.
"Perasaan saya dipenuhi kesedihan, lantaran masyarakat Portugal sayangnya melupakan apa saja nan telah dia perbuat dan justru berpikir bahwa segala sesuatunya kudu dijalankan dengan langkah berbeda sekarang."
"Saya kehabisan kata-kata. Sangat berat memandang kerabat saya kudu mengalami perihal seperti ini. Ia adalah salah satu orang nan paling tidak layak diperlakukan demikian."
Akar Konflik dan Isu Pensiun
Wacana pensiun awal Ronaldo mencuat menyusul perselisihan panas antara dirinya dan Jorge Jesus selama jarak internasional.
Kala itu, Jesus memutuskan untuk memarkir Ronaldo di bangku persediaan saat Portugal memetik kemenangan tipis 2-1 atas Norwegia di arena UEFA Nations League bulan lalu. Ronaldo sejatinya telah melakoni pemanasan selama 30 menit dengan kepercayaan bakal diturunkan dalam laga tandang tersebut.
Namun, keputusasaan mendera ketika sang penyerang sama sekali tidak dimainkan. Sebagai corak protes, dia memilih meninggalkan pemusatan latihan tim di Kopenhagen jelang duel kontra Denmark awal Oktober lalu.
Tak lama berselang, penyerang Al-Nassr itu merilis pernyataan terbuka sepanjang 2.000 kata. Ia membeberkan argumen di kembali keputusannya meninggalkan skuad sekaligus menuntut permintaan maaf publik dari Jesus nan dituding telah mengingkari janji personal.
Kenapa Cristiano Ronaldo Disanksi?
Meski Ronaldo telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada rekan-rekan setimnya, Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) tetap menjatuhkan hukuman skorsing serta investigasi formal.
"Proses disipliner terhadap Cristiano Ronaldo resmi dimulai berasas pertimbangan Bagian Non-Profesional tertanggal 9 Oktober 2026, dengan tujuan menyelidiki aspek kedisiplinan dari kejadian nan terjadi pada 7 Oktober," tulis FPF dalam pernyataan resminya.
"Selain penangguhan preventif otomatis nan wajib dijalani, hukuman penangguhan non-otomatis juga diberlakukan dengan status penanganan mendesak."
Kendati belum ada kepastian mengenai lama pasti hukuman tersebut, Ronaldo secara teknis tetap berkesempatan kembali memperkuat Portugal dalam lanjutan Nations League melawan Wales dan Denmark bulan depan.
Walau begitu, kepastian apakah Jorge Jesus bakal kembali melirik dan memanggil namanya pada jarak internasional November mendatang tetap menjadi teka-teki besar.
(Talsport/P-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·