Kebakaran rimba di lereng Gunung Semeru meluas hingga 600 hektare.(Dok. Antara)
KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) di area lereng Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, diperkirakan telah menghanguskan area seluas lebih dari 600 hektare hingga Senin (31/8/2026). Petugas campuran sekarang memprioritaskan pengendalian titik api agar tidak merembet ke pemukiman warga.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Isnugroho, menyatakan bahwa nomor luasan lahan nan terbakar tetap berkarakter dinamis. Proses pendataan dan pemantauan terus dilakukan seiring dengan upaya pemadaman di lapangan.
"Petugas campuran saat ini memprioritaskan pengendalian pergerakan api agar tidak memasuki wilayah nan berdekatan dengan pemukiman warga," ujar Isnugroho saat dikonfirmasi pada Senin sore.
Sejumlah titik api terpantau tetap aktif di area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Lokasi kebakaran meliputi Blok Ayak-Ayak, Kalimati, Gunung Kolong, hingga area pertigaan Trisula Malang. Api dilaporkan terus meluas dari Kalimati menuju Gunung Kolong.
Tantangan utama dalam penanganan ini adalah medan lereng Semeru nan susah dijangkau. Karena kendaraan pemadam tidak dapat mengakses lokasi, petugas terpaksa melakukan pemadaman secara manual dengan melangkah kaki melalui jalur darat.
Sebagai langkah antisipasi, petugas memperkuat pembuatan sekat bakar di titik-titik strategis. Sekat ini berfaedah untuk memperlambat laju api dan menciptakan ruang pemisah agar kebakaran tidak menjangkau lahan pertanian maupun pemukiman masyarakat di sekitar area terdampak.
Kondisi pemadaman semakin menantang setelah helikopter water bombing nan sebelumnya beraksi di Semeru dialihkan untuk membantu penanganan karhutla di wilayah Kalimantan. Hal ini membikin pengendalian jalur darat menjadi tumpuan utama petugas saat ini.
Isnugroho juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas nan memicu sumber api di area hutan. Warga diminta tetap tenang dan hanya merujuk pada info resmi dari petugas untuk menghindari berita nan belum terverifikasi mengenai perkembangan situasi di lereng Semeru. (Ant/Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·