Banda Aceh, CNN Indonesia --
Kebakaran rimba dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Nagan Raya, Aceh, sejak awal Juni hingga Kamis (4/6) malam terus meluas.
Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat sedikitnya 90 hektare lahan terbakar di dua kecamatan, ialah Darul Makmur dan Tripa Makmur.
"Lebih kurang 90 hektare lahan terbakar," kata Kepala BPBA Bahron Bakti kepada wartawan, Jumat (5/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBA, titik kebakaran berada di Desa Kayee Unoe, Kecamatan Darul Makmur, serta Desa Babah Lueng, Kecamatan Tripa Makmur.
Hingga Kamis malam, petugas campuran tetap berjibaku melakukan pemadaman di letak terdampak. Penyebab kebakaran hingga sekarang tetap dalam penyelidikan abdi negara berwenang.
Bahron Bakti mengatakan pihaknya telah mengerahkan dua unit mesin pompa air serta armada pemadam kebakaran untuk memadamkan api.
Namun, sebagian titik api tetap belum dapat dikendalikan dan berpotensi meluas akibat cuaca panas serta angin kencang nan terjadi di wilayah tersebut.
"Namun belum bisa dipadamkan diperkirakan bakal meluas mengingat kondisi cuaca nan panas dan angin kencang," kata Bahron Bakti.
Petugas campuran saat ini terus melakukan pemantauan dan pemadaman guna mencegah api menyebar ke area nan lebih luas.
Selain di Kabupaten Nagan Raya, kebakaran lahan juga terjadi di Aceh Barat. BPBA mencatat, hingga Kamis (4/6) sudah 24 hektar terbakar dan asap sudah masuk ke pemukiman warga.
"Asap kebakaran lahan (Aceh Barat) menyebabkan terganggunya pernapasan warga," ucapnya.
(dra/fra)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·