Petugas damkar berbareng penduduk berupaya padamkan kebakaran rimba dan lahan (Kartutla) Kampung Parung Golong, Desa Lenggong Barang, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya dan kejadian itu diduga sengaja dibakar hingga hanguskan pohon bambu di lahan seluas(MI/Kristiadi)
KEBAKARAN rimba dan lahan (Karhutla) melanda wilayah selatan Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, di tengah musim tandus panjang nan kian meluas. Insiden terbaru terjadi di Kampung Parung Golong, Desa Lenggong Barang, Kecamatan Cikatomas, nan menghanguskan sedikitnya 5 hektare lahan pohon bambu dan ilalang kering.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Damkar Kabupaten Tasikmalaya, Agus Toni, mengungkapkan bahwa kebakaran tersebut diduga kuat dipicu oleh unsur kesengajaan. Api dengan sigap merambat akibat kondisi daun dan ilalang nan mengering ekstrem.
"Kami mendapat laporan dari penduduk sekitar Kampung Parung Golong. Kebakaran membakar daun hingga ilalang dan menjalar ke pohon bambu. Ada dugaan secara sengaja dibakar oleh orang tak bertanggung jawab," ujar Agus Toni, Kamis (15/10/2026).
Kendala Medan dan Infrastruktur
Proses pemadaman menghadapi tantangan berat lantaran akses jalan nan sempit dan susah dijangkau kendaraan besar. Truk pemadam kebakaran dari UPT Damkar maupun armada BPBD tidak dapat masuk ke titik letak api.
Akibatnya, petugas berbareng penduduk setempat terpaksa melakukan pemadaman secara manual. Selain hambatan akses, petugas juga kesulitan mendapatkan sumber air di sekitar letak kejadian.
| Lokasi | Kampung Parung Golong, Desa Lenggong Barang, Kec. Cikatomas |
| Luas Lahan Terbakar | ± 5 Hektare |
| Objek Terbakar | Pohon Bambu, Ilalang, Daun Kering |
| Penyebab Diduga | Sengaja Dibakar |
| Metode Pemadaman | Manual (Akses mobil terhambat) |
Dorongan Peningkatan Status Damkar
Merespons meningkatnya intensitas Karhutla dan kebakaran pemukiman di wilayah Tasikmalaya, Sekretaris Komisi 3 DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Haris Somantri, mendesak pemerintah wilayah untuk segera melakukan penguatan kelembagaan.
DPRD mendorong agar status UPT Damkar ditingkatkan menjadi Dinas Damkar nan mandiri. Menurut Haris, cakupan wilayah Tasikmalaya nan luas dengan jarak antar-lokasi nan berjauhan membikin penanganan kebakaran saat ini menjadi tidak maksimal.
"Kami mendorong agar Pemkab Tasikmalaya meningkatkan status UPT jadi Dinas Damkar agar musibah kebakaran dapat ditanggulangi dengan cepat. Dorongan ini sudah dilakukan lebih dari satu tahun, idealnya setiap wilayah pemilihan (dapil) mempunyai pos pemadam sendiri," pungkas Haris. (AD/I-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·