Abdul Kadir Karding dilantik Presiden Prabowo Subianto menjadi Kepala Badan Karantina (Barantin) RI di Istana, Jakarta pada Senin (27/4). Dia mengaku, bakal memperketat pengawasan peralatan nan masuk Indonesia.
Dia menjelaskan, Barantin bekerja untuk memastikan penyakit nan terbawa dalam hewan maupun tumbuhan dari luar negeri tidak masuk ke Indonesia.
Karding mengatakan, pengawasan tersebut bakal diperketat. Namun, tanpa mengganggu proses ekspor impor nan ada.
"Kita kudu melakukan langkah-langkah pengawasan dan pengetatan nan ketat tetapi poinnya adalah tidak boleh mengganggu proses ekspor-impor nan berjalan," kata Karding di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4).
Eks Menteri P2MI Kabinet Prabowo ini mengatakan, proses ekspor-impor tak boleh terganggu lantaran bakal berakibat pada proses perekonomian.
Di sisi lain, sebagai pemimpin baru Barantin, Karding bakal melakukan koordinasi dengan beragam lembaga lainnya.
"Yang pertama Menko Pangan, Menteri KKP, Pertanian, Imipas, dan Bea Cukai. Itu nan bakal kita lakukan sembari meneruskan langkah-langkah nan sudah dibangun oleh Kepala Badan sebelum saya sembari membenahi nan belum," ungkapnya.
Adapun dalam reshuffle jilid V ini, Presiden Prabowo melantik enam pejabat. Berikut lengkapnya:
1. Dudung Abdurachman - Kepala KSP
2. M. Qodari - Kepala Bakom
3. Hasan Nasbi - Penasihat Khusus Presiden bagian Komunikasi
4. Abdul Kadir Karding - Kepala Barantin
5. Jumhur Hidayat - Menteri LH
6. Hanif Faisol Nurofiq - Wamenko Pangan
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·