Kaposwil PRR Aceh Bantah Tuduhan Penanganan Pascabencana Lambat

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Kaposwil PRR Aceh tepis tudingan pemulihan Aceh lambat.

, JAKARTA, – Kepala Pos Komando Wilayah Aceh Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Safrizal Zakaria Ali, menegaskan bahwa penanganan pascabencana di Aceh tidak lambat. Pernyataan ini disampaikan di tengah kritik publik mengenai proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi di wilayah tersebut, Selasa (tanggal acara).

Safrizal menjelaskan bahwa cakupan wilayah terdampak nan luas serta tantangan geografis dan teknis menjadi aspek nan mempengaruhi kecepatan penanganan. Ia menambahkan bahwa kebutuhan masyarakat di setiap wilayah berbeda-beda, namun pemerintah memastikan seluruhnya tertangani dengan prinsip no one left behind.

Dalam sebuah Workshop Kreator Informasi Lokal di Banda Aceh, Safrizal menyatakan bahwa proses pembangunan tidak bisa dilakukan tergesa-gesa. Persoalan legalitas lahan dan kerawanan letak baru memerlukan verifikasi berlapis untuk menghindari masalah di kemudian hari.

Proses Pembangunan dan Tantangan Geografis

Saat ini, Aceh tetap dalam status transisi darurat hingga Juli 2026. Fokus utama adalah pembangunan tempat tinggal sementara, agunan pangan, dan kesehatan. Untuk pembangunan huntap komunal, Kemenko Polkam dan BNPB telah membangun unit di Aceh Utara. Selain itu, terdapat 71 letak huntap komunal nan siap dibangun sesuai dengan usulan pemerintah daerah.

Safrizal juga menyoroti kebutuhan bakal ratusan sumur bor baru, perbaikan sawah, serta revitalisasi sungai dan prasarana krusial lainnya. Pemerintah berkomitmen untuk melaksanakan kebutuhan ini secara bertahap, terutama mengingat ancaman El Nino kering nan diperkirakan terjadi pada Agustus tahun ini.

Pentingnya Informasi Akurat di Era Digital

Dalam aktivitas nan diinisiasi oleh Direktorat Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Safrizal menekankan pentingnya menguasai info di era kerakyatan nan nyaris tanpa pemisah ini. Ia mengapresiasi workshop tersebut dan berambisi dapat melahirkan kreator konten nan informatif dan benar, nan bakal membantu pemerintah dan publik mendapatkan info nan akurat.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional