Kapolri Suyudi Rombak Jabatan Strategis Korlantas Polri, Ini Daftarnya

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan perombakan besar-besaran sejumlah kedudukan strategis di jejeran Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.

Perombakan kedudukan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026.

Dalam mutasi itu, Suyudi mencopot Irjen Wibowo dari kedudukan Kepala Korlantas (Kakorlantas) Polri. Wibowo kemudian menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama TK I Sespim Lemdiklat Polri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suyudi lantas mempercayakan kedudukan Kakorlantas Polri kepada Brigjen Aries Syahbudin nan sebelumnya menjabat sebagai Penata Kebijakan Kapolri Utama TK II Korlantas Polri.

Kemudian, Suyudi juga mengganti kedudukan Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri dari Brigjen Komarudin kepada Brigjen I Made Agus Prasatya. Komarudin selanjutnya ditugaskan menjadi Penata Kehumasan TK II Divhumas Polri.

Sementara itu, posisi Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri nan ditinggalkan Made Agus, sekarang diisi Brigjen Budi Indra Dermawan. Sebelumnya, Budi diketahui menjabat Karobindiklat Lemdiklat Polri.

Selain itu, Suyudi juga merotasi Brigjen Prianto dari posisinya sebagai Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri menjadi Karobindiklat Lemdiklat Polri. Posisi Dirkamsel Korlantas Polri kemudian dijabat Brigjen Chiko Ardwiatto.

Selanjutnya, Suyudi juga mencopot Wakapolda Aceh, Brigjen Ari Wahyu Widodo untuk ditugaskan sebagai Auditor Kepolisian Utama TK I Itwasum Polri pada Korlantas Polri.

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan pekerjaan untuk memperkuat keahlian lembaga serta memastikan kesinambungan penyelenggaraan tugas kepolisian.

"Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas. Prinsip meritokrasi menjadi bagian krusial agar setiap personel nan mendapat amanah kedudukan bisa menjalankan tugas secara ahli dan bertanggung jawab," kata Johnny dalam keterangannya, Minggu (11/10).

(dis/isn)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional
↑