Kapolri Setuju SDA Dikelola Bangsa Sendiri: Kesejahteraan Buruh Bisa Dijaga

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri aktivitas Peletakan Batu Pertama Mako Polda DIY. Foto: Dok. Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menilai Indonesia mempunyai modal besar untuk menghadapi tekanan ekonomi global, ialah sumber daya alam (SDA) nan melimpah dan jumlah masyarakat nan besar. Menurutnya, potensi tersebut kudu dikelola secara optimal agar bisa mendorong industrialisasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan pekerja.

Hal itu disampaikan Sigit saat memberikan sambutan dalam pembukaan Kongres III Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) di Hotel Acacia, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (7/6).

Sigit mengakui kondisi dunia saat ini sedang menghadapi beragam tantangan nan turut berakibat terhadap perekonomian nasional dan hubungan industrial di dalam negeri.

“Memang kondisi dunia saat ini sedang sangat berat dan ini juga berakibat kepada kondisi dalam negeri. Dan tentunya mau tidak mau ini juga bakal berakibat kepada situasi hubungan industrial, situasi nan mengenai dengan masalah-masalah nan menyangkut buruh,” kata Sigit dalam sambutannya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya di pembukaan Kongres III Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) di Hotel Acacia, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (7/6/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Meski demikian, dia menilai Indonesia mempunyai fondasi nan kuat untuk memperkuat di tengah ketidakpastian ekonomi dunia. Salah satunya melalui pengelolaan sumber daya alam (SDA) nan dimiliki secara optimal untuk kepentingan nasional.

“Kita mempunyai modal, kita mempunyai sumber daya alam nan sangat luar biasa, kita mempunyai jumlah masyarakat nan cukup besar dan andaikan ini bisa kita kelola dengan baik kita harapkan hilirisasi, industrialisasi bisa tumbuh,” ujarnya.

Menurut Sigit, pengembangan hilirisasi dan industrialisasi kudu melangkah seiring dengan peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia agar mempunyai daya saing dengan negara lain.

“Para pekerja-pekerja kita juga bisa kita tingkatkan kemampuannya sehingga kemudian kita mempunyai daya saing dengan negara lain,” lanjutnya.

Ia menegaskan Indonesia sebenarnya telah mempunyai seluruh modal nan dibutuhkan untuk terus tumbuh di tengah tekanan global. Karena itu, tantangan terbesar saat ini adalah gimana mengelola potensi tersebut secara serius dan berkelanjutan.

“Kita sudah mempunyai modal dan modal ini jika betul-betul kita perhatikan, kita garap secara serius tentunya walaupun situasi dunia saat ini sedang seperti ini kita harapkan Indonesia terus bisa bertumbuh,” kata Sigit.

Dalam kesempatan itu, Sigit juga menegaskan peran Polri dalam menjaga stabilitas dan suasana investasi agar bumi upaya dapat berkembang dan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.

“Oleh lantaran itu, tentunya kami dari kepolisian tentu kudu berada di tengah menjaga agar suasana investasi terus bertumbuh. Perusahaan bisa bertumbuh, industri bisa bertumbuh sehingga menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.

Menurut dia, pertumbuhan industri kudu dibarengi dengan perlindungan terhadap hak-hak pekerja agar kesejahteraan pekerja tetap terjaga.

“Di satu sisi industri bisa hidup, di sisi lain kesejahteraan pekerja juga terus bisa dijaga dan ditingkatkan,” kata Sigit.

Ia berambisi keseimbangan antara pertumbuhan industri dan perlindungan pekerja dapat terus dijaga sehingga Indonesia bisa meningkatkan daya saing di tingkat global.

“Hubungan ini nan tentunya kudu kita bangun terus ke depan sehingga kemudian Indonesia betul-betul mempunyai daya saing dibandingkan dengan negara-negara lain nan ada lantaran kita mempunyai semuanya, tinggal gimana kemudian kita mengelola perihal tersebut dengan sebaik-baiknya,” tutupnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan