Kapolri: Jaga Persatuan, Siapkan Generasi Muda Majukan Indonesia

Sedang Trending 47 menit yang lalu

Sukabumi -

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak generasi muda untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan. Jenderal Sigit membujuk semua mempersiapkan diri menjadi generasi penerus nan bisa membawa Indonesia semakin maju.

Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) 2026 di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

Di hadapan ribuan personil Pramuka dan family besar PUI, Kapolri menegaskan bahwa Indonesia merupakan bangsa besar nan lahir dari kesepakatan para pendiri bangsa dan dipersatukan dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keberagaman suku, budaya, dan beragam potensi sumber daya nan dimiliki Indonesia, menurut Kapolri, merupakan kekuatan besar. Namun, kekuatan tersebut hanya dapat membawa Indonesia menjadi negara maju andaikan seluruh komponen bangsa bisa menjaga persatuan.

"Kalau ini semua kita satukan, tentunya ini menjadi satu kekuatan besar nan bisa mengantarkan Indonesia untuk maju, melompat menjadi negara nomor empat di dunia. Dan kita kudu percaya bahwa kita bisa," kata Kapolri.

Kapolri juga mengingatkan bahwa Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika tidak boleh hanya berakhir sebagai sesuatu nan dihafalkan alias diucapkan. Nilai-nilai tersebut kudu betul-betul dipahami dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga generasi muda tumbuh dengan semangat kebangsaan nan kuat.

Dalam konteks tersebut, Kapolri mengapresiasi PUI nan sejak sebelum kemerdekaan telah mengambil posisi wasathiyah dan konsisten menjaga komitmen terhadap NKRI. Ia berambisi nilai-nilai Intisab PUI dan semangat ishlah terus ditanamkan kepada generasi muda sebagai kekuatan untuk menjaga persatuan sekaligus mengisi kemerdekaan.

Menurut Kapolri, tugas generasi saat ini adalah melanjutkan perjuangan para pendiri bangsa dengan mengisi kemerdekaan melalui karya dan kontribusi nyata. Karena itu, generasi muda kudu dipersiapkan agar mempunyai pengetahuan, karakter, kedisiplinan, keterampilan, serta kepedulian terhadap sesama.

Dalam perihal ini, Kapolri menilai Gerakan Pramuka menjadi salah satu wadah nan tepat untuk mempersiapkan generasi penerus dan calon pemimpin bangsa. Pramuka membiasakan generasi muda untuk disiplin, bergotong royong, bersosialisasi, saling membantu, dan mempunyai keahlian nan berfaedah ketika terjun di tengah masyarakat.

Kapolri apalagi mengenang pengalamannya mengikuti Gerakan Pramuka sejak duduk di sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

"Kakak Kapolri ini juga menjadi salah satu personil Pramuka, mulai dari SD, dari Siaga, sampai dengan SMA saya ikut Gerakan Pramuka," ujarnya.

Kapolri mengatakan pentingnya mempersiapkan generasi muda semakin relevan lantaran Indonesia tengah menghadapi momentum bingkisan demografi, ialah ketika jumlah masyarakat usia produktif lebih besar dibandingkan masyarakat usia nonproduktif. Momentum nan hanya terjadi sekali bagi setiap negara tersebut kudu dimanfaatkan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kerja keras.

"Manakala kita bisa sukses memanfaatkan momentum tersebut dengan meningkatkan kualitas SDM dan kemudian kita bekerja keras, maka kita percaya bahwa Indonesia bakal mempunyai lompatan untuk menjadi negara maju," tegasnya.

Pemerintah, kata Kapolri, terus membuka ruang peningkatan kualitas SDM melalui beragam program pendidikan, seperti Sekolah Rakyat, sekolah unggulan, sekolah transformasi, pendidikan jarak jauh, hingga program LPDP. Polri juga mengambil bagian melalui SMA Kemala Taruna Bhayangkara untuk mempersiapkan generasi muda nan mempunyai keahlian dan potensi menjadi pemimpin masa depan.

Di tengah upaya tersebut, Kapolri meminta generasi muda tidak terjerumus pada beragam perihal negatif nan dapat merusak masa depan. Ia secara unik mengingatkan ancaman narkoba, gambling online, tawuran, keterlibatan dalam geng, kejahatan, serta pengaruh dan penyebaran mengerti negatif melalui media sosial.

Perkembangan teknologi, menurutnya, kudu dimanfaatkan sebagai sarana untuk belajar dan meningkatkan kemampuan. Kemudahan memperoleh info melalui smartphone, mesin pencari, media sosial, hingga beragam teknologi baru memberikan kesempatan besar bagi anak muda untuk mengembangkan diri, sepanjang digunakan secara bijak.

"Kalian semua adalah calon-calon penerus, calon-calon pemimpin bangsa. Sehingga kemudian kudu saling menjaga, kudu saling merawat, dan terus meningkatkan persatuan dan kesatuan. Karena hanya dengan persatuan dan kesatuan maka Indonesia ini bakal menjadi maju," pesan Kapolri.

Selain mempersiapkan keahlian diri, Kapolri mendorong personil Pramuka untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia mengapresiasi keterlibatan Pramuka dalam penanggulangan musibah dan pelayanan masyarakat, termasuk membantu beragam aktivitas pengamanan pada momentum hari besar dan aktivitas masyarakat.

Kapolri juga mendorong personil Pramuka menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan, antara lain melalui Gerakan ASRI-Aman, Sehat, Resik, dan Indah, dengan membangun kesadaran menjaga kebersihan, mengurangi sampah, dan menanam pohon.

Menutup sambutannya, Kapolri menegaskan bahwa Polri siap menjadi sahabat generasi muda. Polri bakal terus mendukung dan mendorong generasi muda untuk mengembangkan potensi, mengatasi beragam kesulitan, serta meraih cita-cita.

"Terus berkarya, terus kembangkan diri kalian, jadikan polisi sebagai sahabat kalian. Kami tentunya di kepolisian selalu siap untuk mendukung, mendorong agar adik-adik semua bisa mencapai dan meraih cita-cita," tutup Kapolri.

Kapolri di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Kamis (3/9/2026)Kapolri di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Kamis (3/9/2026) Foto: (Dok Istimewa)

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 diikuti 5.499 peserta, termasuk 3.957 personil Pramuka serta perwakilan pelajar, mahasiswa, pemuda, guru, pengurus, dan unsur family besar PUI.

(rdp/hri)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News